Konflik Gajah dan Manusia di Kampar karena Habitatnya Sudah Rusak

TrubusNews
M. Syukur | Followers 0
10 Okt 2018   15:31

Komentar
Konflik Gajah dan Manusia di Kampar karena Habitatnya Sudah Rusak

Ilustrasi konflik gajah dan manusia. (Foto : Geographical Magazine)

Trubus.id -- Tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau tengah berupaya menggiring kawanan gajah liar yang dilaporkan masuk ke perkebunan masyarakat di Bencah Kulubi, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Kawanan gajah ini tengah diusahakan kembali ke taman hutan raya (Tahura).

"Tahura itu berada dekat dari perkebunan, hanya beberapa kilo di belakang perkebunan," kata Mulyo Hutomo, Kepala Bidang I BBKSDA Riau, saat dihubungi Trubus.id, Rabu (10/10) pagi.

Menurut Hutomo, gajah masuk ke perkebunan warga hampir terjadi setiap tahun lantaran kebun itu masuk dalam jalur perlintasannya dan memang harus dilalui gajah untuk mencari makan serta berkembang biak.

Baca Lainnya : Tiga Gajah Jinak dari Riau Dikirim Atasi Konflik di Jambi

Hanya saja, dari pergerakan kawanan gajah setiap tahun, Hutomo mengatakan jika pihaknya mulai kesulitan menebak karena kawanan tersebut mengambil jalur yang tidak menentu. Dalam satu tahun, siklus pergerakan gajah terjadi antara dua hingga tiga kali.

Hutomo mengatakan jika faktor utama perubahan siklus karena rusaknya habitat gajah dan perlintasan. Semak belukar dan hutan yang dulunya dilalui gajah mencari makan, sudah berubah menjadi perkebunan.

"Ini sudah sekian kalinya dalam tahun ini. Pak Kadus (kepala dusun) di sana juga sering melaporkan ke kami," ucap Hutomo.

Baca Lainnya : Kawanan Gajah Liar Rusak 10 Hektare Perkebunan Warga Bencah Kulubi

Rusaknya habitat, membuat gajah cepat kehabisan makanannya di alam liar. Tak ayal, gajah yang menempuh perjalanan hingga beberapa puluh kilometer kembali lagi sebelum waktunya.

"Belum waktunya pulang, sudah pulang lagi karena sumber makanannya sudah berubah jadi kebun," jelasnya.

Di Kampar, masih terdapat satu kantong kawanan gajah. Jumlahnya bisa mencapai belasan ekor. Selain di Kampar, kantong kawanan gajah ada di Giam Siak Kecil dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). BBKSDA Riau mencatat 50 ekor gajah di Giam Siak Kecil dan sekitar 40 ekor gajah di TNTN. [DF]


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: