Hindari Penjarahan, Polisi Perketat Penjagaan Dept Store di Kota Palu

TrubusNews
Astri Sofyanti
08 Okt 2018   14:30 WIB

Komentar
Hindari Penjarahan, Polisi Perketat Penjagaan <i>Dept Store</i> di Kota Palu

Kegiatan jual beli di Kota Palu mulai berangsur pulih. (Foto : Twitter/@Sutopo_PN)

Trubus.id -- Gempa dan tsunami melanda Donggala dan Kota Palu Jumat (28/9) pekan lalu. Pasca kejadian, Kota Palu porak poranda. Namun kini, kondisinya sudah sedikit berbeda.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, kondisi perdagangan di Kota Palu kini sudah berangsur pulih. Hal itu disampaikan Sutopo melalui akun twitter pribadinya @Sutopo_PN.

Baca Lainnya : Kerugian di Sektor Pertanian Akibat Gempa dan Tsunami Sulteng Mencapai Rp36 Miliar

Dalam cuitannya ia menuliskan, 'Beberapa hari pascagempa M 7,4, warga sudah memulai beraktivitas seperti membuka kios, warung makan, menjual air kelapa, maupun penginapan yang dihuni para pelaku penanganan darurat,'. Dalam cuitan yang dipublisnya Senin (8/10) pagi itu, ia juga mengunggah foto suasana pasar di Kota Palu.

Lebih lanjut Sutopo menuliskan, tak hanya pasar tradisional, Departement store juga sudah mulai dibuka. Meski telah dibuka, pengamanan ketat oleh aparat dilakukan agar peristiwa penjarahan tak lagi terjadi.

"Matahari Dept Store Kota Palu sudah mulai dibuka. Meski ada beberapa kerusakan namun Matahari sudah beroperasi untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat." ungkap Sutopo. 

Baca Lainnya : Enam Hari Pascagempa dan Tsunami, Pasar Inpres Manonda di Palu Pulih Kembali

Sebelumnya, usai gempa dan tsunami yang melanda kota itu, roda perekonomian di Sulawesi Tengah lumpuh total. Hal ini terjadi karena ribuan bangunan dan rumah warga hancur akibat guncangan gempa dan hantaman tsunami.

Kondisi terparah ditemui di wilayah Petobo dan Balaroa. Di sini, ribuan rumah penduduk hilang bak ditelan bumi akibat fenomena likuifaksi yang terjadi menyusul bencana gempa dan tsunami di lokasi tersebut. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Jokowi: Sekarang Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker

Peristiwa   06 April 2020 - 17:02 WIB
Bagikan: