Jalur Pendakian Gunung Ungaran Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

TrubusNews
Astri Sofyanti
02 Okt 2018   17:45 WIB

Komentar
Jalur Pendakian Gunung Ungaran Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Jalur pendakian Gunung Ungaran Via Promasan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Jalur pendakian Gunung Ungaran yang berada di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadiya kebakaran di lereng Gunung Ungaran.

“Penutupan jalur pendakian dilakukan karena kami tidak ingin mengambil risiko gangguan keamanan hutan,” kata Asper Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Ambarawa, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara, Arif Dwi Haryanto di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/10).

Penutupan jalur pendakian gunung Ungaran berlaku efektif sejak Jumat (28/9) lalu. Kondisi lereng Gunung Ungaran saat ini kian rentan terjadi kebakaran.

Baca Lainnya : 8 Hingga 31 Oktober, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup

Adapun jalur pendakian resmi yang ditutup tersebut meliputi jalur Basecamp Mawar, Sidomukti, Kecamatan Bandungan dan jalur Promasan, yang dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bayumurti RPH Gempol. 

“Penutupan juga dilakukan untuk jalur pendakian gunung Ungaran melalui Desa Gebugan, Kecamatan Bergas yang dikelola oleh LMDH Tulus, Suroloyo RPH Lempuyangan,” ucapnya lagi.

Selama jalur pendakian ditutup, petugas gabungan dari Perum Perhutani dan pengelola basecamp akan tetap melakukan patroli.

Baca Lainnya : Jalur Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Segera Dibuka Lagi

Menurut Ketua Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam (SAKPALA), Arun Muhtarom, SAKPALA selaku pengelola Basecamp Mawar, telah menerima pemberitahuan dari BKPH Ambarawa terkait dengan penutupan jalur pendakian gunung Ungaran ini. 

Penutupan jalur pendakian ini dilakukan sementara waktu untuk mengantisipasi sekaligus melakukan tindakan preventif (pencegahan) terhadap terjadinya kebakaran hutan, terlebih dipuncak musim kemarau seperti saat ini.

"Dengan adanya penutpan ini, kami jajaran SAKPALA akan melaksanakan pengawasan guna memantau dan memastikan tidak ada akivitas pendakian melalui Basecamp Mawar," ungkapnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: