Pemerintah Akan Menerima Bantuan Asing untuk Bencana Palu-Donggala

TrubusNews
Binsar Marulitua
01 Okt 2018   14:45 WIB

Komentar
Pemerintah Akan Menerima Bantuan Asing untuk Bencana Palu-Donggala

Tsunami hantam Palu usai gempa bumi Donggala, Jumat (28/9) petang. (Foto : New York Post)

Trubus.id -- Pemerintah Indonesia menyatakan akan menerima bantuan asing untuk merespons dan mengatasi dampak gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong dalam akun twitter resminya @tomlembong, menulis bahwa Presiden Joko Widodo pada Minggu (30/9) malam telah memberikan wewenang kepada jajarannya untuk menerima bantuan dari dunia internasional.

Cuitan Tom dalam akun twitternya menggunakan bahasa Inggris yang pada dasarkan menyampaikan bahwa dirinya akan membantu mengoordinasikan bantuan dari sektor swasta yang berasal dari berbagai belahan dunia.

Baca Lainnya : Pemerintah Tak Akan Tetapkan Gempa dan Tsunami Palu Sebagai Bencana Nasional

Untuk itu, ia siap menerima pesan melalui akun sosial medianya ataupun melalui email pribadinya yang ia sertakan dalam postingannya itu.

"Last night, President @jokowi authorized us to accept international help for urgent disaster-response & relief. I'm helping coordinate help from private sectors from around the world. Pls message me at my social media accounts or email: tom@bkpm.go.id," tulisnya, Senin (1/10) disertai tagar #PaluTsunami PALUDONGGALA.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho juga mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno L.P. Marsudi terkait dengan hal itu.

Baca Lainnya : Respon Jokowi Atas Bencana Gempa dan Tsunami di Sulteng  

"Saya baru saja japri (berhubungan melalui jaringan pribadi) dengan Bu Menlu di New York. Beliau mengatakan bahwa Presiden telah menyatakan menerima bantuan internasional sesuai kebutuhan kita. Artinya kita `welcome` dengan tawaran internasional. Nanti akan dikoordinir Menkopolhukam," katanya.

Ia menambahkan, saat ini mekanisme dan prosedur sedang disiapkan BNPB dan Kemenlu sesuai dengan peraturan. Namun, ia menegaskan sampai saat ini, bencana di Palu dan Donggala belum berstatus bencana nasional.

"`Declare` bantuan internasional itu tidak harus status bencana nasional. Presiden tidak `men-declare` status bencana nasional. Jadi gempa dan stunami di Sulteng bukan bencana nasional," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Upaya Outreach Sawit Indonesia Berkelanjutan di Slowakia

Peristiwa   16 Des 2019 - 09:20 WIB
Bagikan:          
Bagikan: