Persediaan Logistik Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng Kian Menipis

TrubusNews
Astri Sofyanti
01 Okt 2018   12:17 WIB

Komentar
Persediaan Logistik Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng Kian Menipis

Para pengungsi terdampak gempa dan tsunami Palu (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Usai gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang menimbulkan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/9) kemarin membuat ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan sanak saudara.

Senin, (1/10), sebanyak 1.682 korban gempa dan tsunami Palu yang mengungsi di halaman Polda Sulawesi Tengah masih terus bertahan di lokasi ruang terbuka karena takut gempa susulan akan terjadi kapan saja.

Karena kondisi pengungsi yang semakin bertambah, persediaan logistik yang dimiliki terus menipis.

Berdasar laporan wartawan di lapangan, Senin (1/10) pagi, sebanyak lima orang meninggal dunia di posko pengungsian akibat luka berat atau sakit yang dialami pengungsi.

Baca Lainnya: Usai Tsunami Ratusan Rumah di Petobo, Sulteng Masih Tertimbun Lumpur

Koordinator posko Polda, Ahmar FN menjelaskan, selain lima orang meninggal dunia, ada banyak pasien rujukan dari Rumah Sakit Undata Palu yang juga harus diinapkan di posko tersebut.

Sampai saat ini, pihak Polda juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk para korban terdampak gempa berupa tenda, distribusi air bersih, penerangan serta kendaraan operasional yang sangat dibutuhkan warga.

Baca Lainnya: Ingin Bantu Korban Gempa Donggala dan Tsunami Palu? Ini Kebutuhan Mendesak Mereka

Menurutnya, sampai siang ini suplai makanan ke pengungsi masih sangat terbatas dan kurang.

Sebagian besar pengungsi besar berasal dari Talise, kampung nelayan, Kelurahan Tondo, Sulawesi Tengah.

"Umumnya pengungsi adalah anak-anak kuliahan," ujarnya.

Posko yang didirikan di halaman Polda Sulawesi Tengah ini sekaligus memberikan informasi warga yang anggota keluarganya masih hilang. Hal ini karena berbagai tim gabungan sampai hari ini masih melakukan pencarian dan evakuasi di semua lokasi yang terdampak gempa dan tsunami.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: