Kemampuan Mitigasi Bencana di Palu dan Donggala Masih Minim

TrubusNews
Karmin Winarta
29 Sep 2018   19:20 WIB

Komentar
Kemampuan Mitigasi Bencana di Palu dan Donggala Masih Minim

Kondisi RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9/2018) (Foto : antaranews.com)

Trubus.id -- Gempa yang terjadi di Palu telah menelah korban lebih dari 384 jiwa sementara korba di Donggala masih belum terdata. Hal ini diperparah dengan kemampuan mitigasi Kota Palu dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah yang masih sangat minim.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB Jakarta, Sabtu (29/9) mengatakan, wilayah ini sering terjadi gempa bumi dan beberapa kali diikuti tsunami yang menimbulkan korban, lalu wilayah ini menjadi kawasan perkotaan dengan pemukiman padat namun dengan kemampuan mitigasinya yang masih sangat minim.

Baca Lainnya: Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Palu Sudah Mencapai 384 Orang

Ia melanjutkan, kemampuan mitigasi sangat penting bagi Kota Palu dan Donggala karena kedua wilayah ini dilalui oleh patahan sesar Palu-Koro yang merupakan patahan dengan pergerakan terbesar kedua setelah Patahan Yapen di Kepulauan Yapen, Papua Barat.

Setiap tahun patahan sesar Palu-Koro bergeser atau bergerak 35 milimeter sampai dengan 45 milimeter sementara patahan Yapen pergerakannya mencapai 46 milimeter per tahun.

"Patahan ini pernah menyebabkan gempa dengan magnitude 7,9 skala richter," kata Sutopo.

Baca Lainnya: Pasca Gempa Magnitudo 7,7 SR di Donggala, Tsunami Hantam Pesisir Palu

Ia menjelaskan pula bahwa setiap tahun BNPB bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan sosialisasi di dua wilayah itu, yang potensi gempa bumi dan tsunaminya tinggi karena dilalui patahan sesar Palu-Koro.

"Sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas ketangguhan masyarakat dan Pemerintah Daerah, karena kita tidak bisa menghindari fenomena gempa bumi dan tsunami, tapi kita perlu mengenali bahayanya serta risiko atau dampak yang bisa kita kurangi," kata Sutopo. [KW]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: