Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Palu Sudah Mencapai 384 Orang

TrubusNews
Syahroni
29 Sep 2018   15:13 WIB

Komentar
Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Palu Sudah Mencapai 384 Orang

Kepala Pusat Data dan informasi Humas BNPB, Sutopo Purowo Nugroho. (Foto : Trubus.id/ Ihsan Maulana)

Trubus.id -- Sesuai perkiraan yang dikeluarkan BNPB belum lama ini, korban jiwa akibat gempa dan tsunami Palu terus bertambah. Dari data terbaru yang dirilis BNPB diketahui, korban tewas akibat bencana ini sudah mencapai 384 orang.

"Total meninggal 384 orang. Ini baru di Palu saja, yang di Donggala belum dapat data," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9) siang.

Baca Lainnya : Data Sementara, 48 Jiwa Melayang Akibat Gempa dan Tsunami Palu

Selain korban tewas, BNPB juga merilis data korban yang terluka akibat kejadian ini. Menurut laporan di jam yang sama, 540 orang luka dan 29 orang dinyatakan hilang.

"Jumlah orang hilang 29 orang di Kelurahan Pantoloan Induk, Kota Palu. Luka berat 540 orang," kata Sutopo lagi. 

Dan berikut data korban tewas dan luka yang dirilis BNPB menurut laporan yang masuk pukul 13.00 WIB.

Korban tewas: 

  • RS Wirabuana Palu: 10 orang
  • RS Masjid Raya: 50 orang
  • RS Bhayangkara: 161 orang
  • S Pantoloan Induk: 20 orang
  • Kayumalue Pajeko: 2 orang
  • RS Undata Mamboro Palu: 141 orang

Jumlah: 384 orang

Baca Lainnya : BNPB Terus Lakukan Penanganan Darurat Pascatsunami

Korban luka:

  • RS Woodward Palu: 28 orang
  • RS Budi Agung Palu: 114 orang
  • RS Samaritan Palu: 54 orang
  • RS Undata Mamboro Palu: 160 orang
  • RS Wirabuana: 184 orang

"Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena proses pencarian terus dilakukan," sebut Sutopo. 

Baca Lainnya : BMKG Sebut, Tsunami Setinggi 1,5 Meter di Palu dan Mamuju Sudah Berakhir

Tsunami terjadi sekitar pukul 17.39 WIB, Jumat (28/9). Tsunami menerjang pantai Talise Palu, pantai barat Donggala dengan ketinggian berkisar 0,5-3 meter.  Dari analisis sementara para ahli tsunami (ITB, LIPI, BPPT) tsunami disebabkan longsoran sedimen dasar laut di kedalaman 200-300 meter.

Sedimen dari sungai-sungai yang bermuara di Teluk Palu belum terkonsolidasi kuat sehingga longsor saat gempa dan memicu tsunami. Penyebab kedua, di bagian luar dari Teluk Palu disebabkan gempa lokal. Akibat gempa dan tsunami, banyak bangunan mengalami kerusakan. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: