Data Sementara, 48 Jiwa Melayang Akibat Gempa dan Tsunami Palu

TrubusNews
Syahroni
29 Sep 2018   12:30 WIB

Komentar
Data Sementara, 48 Jiwa Melayang Akibat Gempa dan Tsunami Palu

Tsunami yang terjadi di Palu akibat gempa bumi di Donggala Sulawesi Tengah. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gempa berkekuatan 7,4 SR (sebelumnya ditulis 7,7 SR) mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) petang. Akibat kejadian ini, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. 

Setelah tsunami setinggi 1,5-2 meter terjadi di pesisir Palu dan Mamuju, BMKG baru mencabut peringatan dini tsunami.

Baca Lainnya : Pasca Gempa Magnitudo 7,7 SR di Donggala, Tsunami Hantam Pesisir Palu

Pasca kejadian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data kerusakan bangunan dan korban jiwa. Menurut catatan yang diterima BNPB sementara ini tercatat ada 48 korban jiwa akibat gempa dan tsunami.

"Sebanyak 48 orang meninggal, data sementara masih bisa bertambah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9) siang.

Baca Lainnya : Gempa Donggala Tewaskan 1 Warga, BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami

Sutopo menyebut, ata tersebut merupakan perhitungan yang diterima BNPB hingga pukul 10 pagi tadi. Menurut Sutopo, tim SAR dan relawan menemukan beberapa korban meninggal akibat tsunami di Kota Palu dan Donggala. Namun jumlahnya belum diketahui.

"Korban meninggal (48 orang) sebagian besar karena gempa. Korban tsunami di pantai-pantai ditemukan, jumlahnya masih pendataan," jelas Sutopo.

Berikut ini keterangan korban meninggal dunia yang sudah terdata BNPB:

RS Woodward Palu: 2 orang

RS Budi Agung Palu: 10 orang

RS Samaritan Palu: 6 orang

RSUD Undata Palu: 30 orang

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: