Sejak Tahun 2016 Hingga Kini, Sudah 4 Warga Riau Tewas Karena Virus Rabies

TrubusNews
Astri Sofyanti
26 Sep 2018   17:00 WIB

Komentar
Sejak Tahun 2016 Hingga Kini, Sudah 4 Warga Riau Tewas Karena Virus Rabies

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Rabies merupakan penyakit mematikan berupa infeksi akut yang disebabkan oleh virus rabies. Virus ini ditularkan melalui gigitan, jilatan, dan cakaran dari hewan yang mengidap rabies seperti anjing, kucing dan kera atau monyet.

Di Kota Riau sendiri, rabies masih menjadi momok menakutkan bagi warga. Riau diketahui merupakan salah satu wilayah endemis rabies di Indonesia. Menurut catatan saja, sejak tahun 2016 lalu, empat warga di kota ini telah meninggal dunia akibat virus ini.

"Tiga kasus kematian terjadi pada tahun 2016, dan satu kasus pada 2017," ungkap Penanggung Jawab Program Rabies Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Egawati di Pekanbaru, Rabu (26/9).

Baca Lainnya : Kendalikan Rabies, Kementan Siapkan 1,5 Juta Dosis Vaksin Rabies

Menjelang peringatan Hari Rabies Internasional tanggal 28 September mendatang, Dinas Kesehatan Provinsi Riau semakin menggiatkan edukasi ke masyarakat Riau akan bahaya rabies. Sebabnya, masyarakat masih banyak yang tidak memahami bahaya virus tersebut.

Langkah edukasi yang dilakukan seperti memperingatkan akan bahaya yang mengancam anak kecil jika terlalu dekat dengan satwa liar. Selain itu ada juga program vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan.

Virus rabies menular lewat air liur yang bisa masuk akibat luka gigitan. Selain itu, virus ini bisa juga menular apabila dijilat hewan yang terkena rabies dan kebetulan kulit kita sedang terluka.

Seseorang yang digigit oleh hewan yang berpotensi membawa virus rabies. Pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara mencuci bekas gigitan menggunakan sabun. Setelahnya, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Virus rabies menginkubasi manusia minimal pada dua pekan hingga dua tahun setelah korban tergigit.

Baca Lainnya : Kemenkes: Jika Menjalar ke Otak, Virus Rabies Bisa Sangat Mematikan

“Inkubasi virus rabies ke tiap manusia berbeda, tapi idealnya virus akan mulai menginkubasi seseorang mulai dari dua minggu setelah digigit,” terang Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, dr. Jane Soepardy, MPH Dsc, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Gejala yang ditimbulkan adalah keluarnya busa di mulut, takut air dan cahaya, hingga yang paling parah menyerang saraf otak dan mengakibatkan kematian.

"Vaksin rabies bisa didapatkan secara gratis, terlebih bagi wilayah yang endemis rawan penyebaran rabies,” papar dr. Jane. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan: