Jelang Pancaroba, Tim Reaksi Cepat Siaga di Yogyakarta

TrubusNews
Binsar Marulitua
26 Sep 2018   13:30 WIB

Komentar
Jelang Pancaroba,  Tim Reaksi Cepat Siaga di Yogyakarta

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta menyiagakan tim reaksi cepat untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi menjelang masa pancaroba.

"Menjelang pergantian musim kemarau ke musim hujan, BPBD menyiagakan tim reaksi cepat yang selalu siap kapan saja di sejumlah titik rawan bencana," kata Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta Juni Putra Nugraha di Yogyakarta, Rabu (26/9).

Keberadaan tim tersebut, menurut dia, akan mempercepat arus informasi ke BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta apabila muncul tanda-tanda potensi bencana akibat cuaca ekstrem selama pancaroba.

Baca Lainnya : Tragis, BPBD Semarang Kehabisan Pasokan Air Bersih untuk Warga

"Misalnya di lereng Gunung Merapi terjadi hujan deras yang berpotensi memicu meluapnya banjir di bawah, mereka sudah menginformasikan lebih dulu," tambah dia.

Tim reaksi cepat antara lain disiagakan di Srunen, kawasan lereng Gunung Merapi; Samigaluh di Kulon Progo; serta beberapa kawasan perbukitan di Gunung Kidul.

"Untuk di kawasan rawan bencana di Bantul sudah ditangani penuh oleh SAR Linmas Bantul," kata dia.

Dia menjelaskan pola kerawanan bencana saat pancaroba tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Kabupaten Sleman masih rawan banjir lahar hujan dan angin kencang, Kabupaten Kulon Progo dan Gunung Kidul cenderung rawan terdampak pergerakan tanah atau tanah longsor, dan Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta rentan menghadapi luapan air sungai dan angin kencang.

Baca Lainnya : BPBD Usulkan Penanganan Kebakaran Sindoro - Sumbing Pakai Helikopter

Titik-titik yang rawan bencana pun belum banyak berubah menurut Juni. Di Kabupaten Kulon Progo, Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, dan Nanggulan tercatat rawan longsor. Selain itu titik rawan longsor ada di Kecamatan Gedangsari di Gunung Kidul, Kecamatan Imogiri di Kabupaten Bantul, dan Kecamatan Prambanan di Kabupaten Sleman.

Menjelang pancaroba, Juni mengimbau warga melakukan upaya mitigasi secara mandiri dengan memangkas ranting pohon besar yang sudah tua dan lapuk serta membersihkan drainase dari sampah.

"Kami berharap mitigasi secara mandiri bisa muncul dari masyarakat," katanya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Perintahkan Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Peristiwa   25 Sep 2020 - 09:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: