Chile Umumkan Keadaan Darurat Karena Polusi Udara

TrubusNews
Binsar Marulitua
25 Sep 2018   21:15 WIB

Komentar
Chile Umumkan Keadaan Darurat Karena Polusi Udara

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Chile mengumumkan peringatan darurat kesehatan, yang dipicu oleh tingkat polusi udara. Titik cemar tertinggi berada di kota kecil di pantai Quintero dan Puchuncav di Wilayah Tengah negeri itu, Valaparaiso.

Para pejabat juga memerintahkan industri lokal penyebab polusi agar menghentikan operasi, setelah ratusan kasus warga memperlihatkan tanda keracunan akibat konsentrasi tinggi zat pencemar di udara.

Pemerintah sedang mencari penyelesaian permanen bagi krisis tersebut yang telah memerlukan proses selama beberapa dasawarsa, kata Menteri Lingkungan Hidup Carolina Schmidt kepada wartawan.

Baca Lainnya : WHO: Setiap Tahun, 2,2 Juta Nyawa Melayang Karena Polusi udara

"Pemerintah telah melakukan setiap langkah untuk mengurangi babak seperti itu di daerah tersebut, tapi anda tak bisa menghapuskan lebih dari 50 tahun polusi hanya dalam satu bulan", kata Schmitd, Selasa (25/9).

Para pejabat sedang mempertimbangkan standard lebih ketat lagi kepada industri tentang pembuangan sulfur dioksida (SO2) dengan mensahkan normal internasional. Sebelumnya, tindakan yang telah dituntut oleh para pecinta lingkungan hidup.

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah sejumlah siswa jatuh sakit dalam beberapa pekan belakangan, sehingga memaksa pemerintah setempat membekukan kegiatan belajar mengajar dan meluncurkan pusat perawatan darurat.

Baca Lainnya : Karena Polusi Udara, Seluruh Siswa di Ibukota Iran Libur Massal

Pada Senin, siswa di kedua kota kecil itu dijadwalkan kembali ke sekolah setelah pemerintah bertindak untuk menghentikan peringatan tingkat-kuning, keputusan yang ditentang oleh Perguruan Tinggi Medis dan warga lokal Chile.

Presiden Sebastian Pinera belum lama ini berjanji akan membersihkan masyarakat yang tercemar arsenik dan zat pencemar lain, termasuk residu karbon dan hidrokarbon dari daerah pabrik industri.

"Kami memiliki dugaan kuat bahwa arsenik mungkin adalah penyebab peristiwa tinggi kanker yang mempengaruhi banyak warga di kedua kota kecil ini," kata Pinera. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: