Sepanjang 2018, Kebakaran di Riau Musnahkan 5.131,46 Hektare Lahan

TrubusNews
Syahroni
25 Sep 2018   19:15 WIB

Komentar
Sepanjang 2018, Kebakaran di Riau Musnahkan 5.131,46 Hektare Lahan

Petugas melakukan penyelidikan penyebab karhutla di Provinsi Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, meski tak separah dulu lagi, masih terus terjadi. Cuaca yang mengeringkan lahan selalu kerap dimanfaatkan oknum masyarakat membuka lahan perkebunan sawit dan karet baru.

Sepanjang tahun 2018 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau telah mencatat lebih kurang 5.131,46 hektare lahan terbakar. Jumlah itu diprediksi bertambah karena petugas masih menemukan titik api baru di Kabupaten Pelalawan dan Kepulauan Meranti.

"Di Kabupaten Kepulauan Meranti bertambah 5 hektare kebakarannya. Itu pantauan hingga sore kemarin, data terbarunya masuk malam biasanya," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, Selasa (25/9) siang.

Baca Lainnya : BMKG Riau Kembali Temukan 12 Titik Panas Rawan Karhutla

Dia menjelaskan, karhutla di Riau merata terjadi di setiap kabupaten dan kota di Riau. Paling luas di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 1.980,35 hektare, berikutnya Kepulauan Meranti 953,56 hektare, Bengkalis 575, 95 hektare dan Kota Dumai 512,25 hektare.

"Sisanya di Rokan Hulu 97 hektare, Siak 155,75 hektare, Kota Pekanbaru 52,6 hektare, Kampar 126,5 hektare, Pelalawan 226 hektare, Indragiri Hulu 406 hektare dan Indragiri Hilir 45,5 hektare," kata Edwar lagi.

Di Riau, tegas Edwar, hanya Kabupaten Kuantan Singingi yang tercatat tidak ada kebakaran lahan. Wilayah itu jarang terjadi musim kemarau panjang dan kondisinya selalu basah sehingga lahan sulit terbakar.

Menurut Edwar, titik api baru pada Senin (24/9) petang dan masih dilakukan pemadaman dengan helikopter hingga Selasa (25/9) siang terpantau di daerah Mak Teduh, Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Juga ditemukan titik api baru di kawasan Ukui dan Langgam di kabupaten yang sama.

Baca Lainnya : Alami Hari Tanpa Hujan Cukup Panjang, 2 Kabupaten di Riau Rawan Karhutla

"Totalnya ada lima titik api baru yang ditemukan, itu berdasarkan pantauan helikopter Sikorsky yang digunakan petugas," terang Edwar.

Hingga kini, helikopter masih diterbangkan ke Pelalawan untuk memadamkan api dari udara. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni dan Masyarakat Pecinta Api, juga dikerahkan melalui darat.

Meski Karhutla masih terjadi tahun ini, Edwar menyebut masih bisa cepat diatasi sehingga tidak menimbulkan bencana asap seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Sudah tiga tahun belakangan ini Riau bebas dari bencana asap," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: