Satgas Penanganan Konflik Satwa Dibentuk di Lampung

TrubusNews
Ihsan Maulana
25 Sep 2018   13:30 WIB

Komentar
Satgas Penanganan Konflik Satwa Dibentuk di Lampung

Ilustrasi (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat membentuk satgas penanggulangan konflik antara manusia dengan satwa liar.

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal berharap, terbentuknya satgas penanggulangan konflik satwa liar ini, penerapannya harus berkeadilan bagi masyarakat setempat.

"Jangan sampai keputusan atau peraturan yang dibuat hanya berlaku terhadap masyarakat miskin saja, sedangkan dengan mereka yang berkuasa aturan itu tidak berlaku," imbuhnya di Pesisir Barat, Selasa (25/9).

Baca Lainnya : BKSDA Aceh Masih Berjuang Sembuhkan Gajah Liar yang Luka Parah

Sementara itu, pembentukan Tim Satgas Penanggulangan Konflik antara Manusia dengan Satwa Liar tersebut, adalah hasil dari pertemuan koordinasi bersama di GOR Cukuh Tangkil, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Senin (24/9) kemarin.

Dalam acara itu, hadir Bupati Pesisir Barat, Ketua DPRD setempat, perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, perwakilan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), beberapa lembaga kehutanan, hingga perwakilan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), dan Camat.

Dalam kegiatan itu, salah seorang perwakilan BKSDA Provinsi Lampung menjelaskan, jika pembentukan satgas ini dilakukan atas jawaban dari maraknya satwa liar yang masuk ke area permukiman warga, sehingga menimbulkan korban jiwa. Salah satu contohnya yang terjadi di Pesisir Barat. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: