Rehabilitasi Pascagempa Lombok Dikawal Kemenko PMK

TrubusNews
Ihsan Maulana
22 Sep 2018   14:00 WIB

Komentar
Rehabilitasi Pascagempa Lombok Dikawal Kemenko PMK

Ribuan rumah hancur akibat gempa di Lombok, Agustus lalu. (Foto : Trubus.id/ Thomas)

Trubus.id -- Hingga saat ini, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta berbagai pihak terkait masih mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok pascagempa.

"Ini adalah fungsi koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian yang menjadi kewenangan Kemenko PMK," ujar Sekretaris Kemenko PMK, Y. B. Satya Sananugraha dalam siaran pers, Sabtu (22/9).

Kemenko PMK akan memastikan implementasi kebijakan penanganan bencana berjalan efektif sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5/2018.

Baca Lainnya : Upaya Percepatan Rehabilitasi Usai Gempa Lombok Terus Berjalan

"Selain akuntabilitas, kami juga menekankan pentingnya target. Pendidikan, kesehatan, pelayanan dasar dan ekonomi harus sudah berjalan normal pada Desember 2018. Pembangunan perumahan semaksimal mungkin akhir Maret 2019 dapat mencapai target," lanjutnya.

Berdasarkan data pemerintah hingga Rabu (19/9), ada 17.970 rumah dibongkar dan12.721 rumah siap dibangun. Selain itu, 172 rumah ibadah sudah dibongkar dan 122 rumah ibadah siap bangun. Di bidang pendidikan, ada 66 bangunan sudah di bongkar dan 61 gedung siap dibangun kembali. Total, sebanyak 55,2 persen bangunan sudah dibongkar dan 36,96 persen siap dibangun hingga 19 September 2018. [DF]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: