Manfaatkan Perang Dagang, Pemerintah Imbau Pengusaha Perikanan Genjot Ekspor

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
21 Sep 2018   16:15

Komentar
Manfaatkan Perang Dagang, Pemerintah Imbau Pengusaha Perikanan Genjot Ekspor

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Foto : Trubus.id/ Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Pemerintah Indonesia mengimbau agar pengusaha perikanan memanfaatkan momentum perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan nilai ekspor perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan akan banyak eksportir China yang kesulitan untuk memasok produknya ke Amerika Serikat sejak terjadinya perang dagang. Kondisi itu membuat China terkena tarif senilai US$200 miliar yang berimbas pada industri perikanan China kesulitan untuk memasok ikan hasil tangkapannya ke AS. Sehingga hal tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia masuk ke pasar AS.

Baca Lainnya : Susi Pudjiastuti Geram, Pengusaha Penangkapan Ikan Banyak yang Bohong

"Ini bukan bencana untuk Indonesia tapi big opportunity. Akan banyak perusahaan-perusahaan China yang dulu ekspor ke AS kesulitan. Kesempatan kita berproduksi lebih. Bangun, kerja, kerja, berproduksi, ekspor yang besar, berproduksi. Istilahnya dikasih kesempatan untuk lari. Kalau dikasih sepatu ya lari. Karena, yang lain dikasih beban kita enggak," ujar Susi Pudjiastuti di Gedung Mina Bahari IV, KKP, Jumat (21/9).

Meski begitu dia mengingatkan, kondisi tersebut jangan sampai dimanfaatkan para pengusaha untuk kembali melakukan transshipment. Sebab menurutnya, dengan adanya momentum tersebut, China akan kembali berpotensi untuk memasok produksi perikanannya ke Indonesia untuk kemudian meminjam nama perusahaan Indonesia agar dapat dikirimkan ke AS.

Baca Lainnya : Susi Pudjiastuti: Pembangunan Kemaritiman Sudah ke Arah yang Benar

"Seperti 2004, beberapa pengusaha kita melakukan praktik transshipment, barang dari China dikirim ke kita buat dimasukkan ke sana, dan diancam embargo kita jadinya sama AS," ujarnya.

Menurut Susi, telah terjadi peningkatan hasil ekspor perikanan. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada 2014 volume ekspor perikanan sebesar 1.273 ton dengan nilai US$ 4.641. Di 2015 volume ekspor perikanan 1.076 ton senilai US$ 3.943 juta.

Pada 2016 volume ekspor perikanan 1.075 ton dengan nilai US$ US$ 4.172 juta. Di 2017 volume ekspor perikanan 1.078 ton senilai US$ 4.524 juta. Di semester I-2018 volume ekspor perikanan  tercatat sebanyak 510 ton senilai US$ 2.272 juta. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Rumah Warga Aceh di Rusak Kawanan Gajah Liar

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: