Pemerintah Ajak Berbagai Pihak Perangi Kasus Malaria di Lombok

TrubusNews
Astri Sofyanti
17 Sep 2018   16:15 WIB

Komentar
Pemerintah Ajak Berbagai Pihak Perangi Kasus Malaria di Lombok

Pengungsi gempa Lombok. (Foto : Trubus.id/ Thomas Aquinus)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meminta semua pihak segera melakukan upaya penanganan kejadian malaria di Lombok. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Sigit Priohutomo mengutip arahan Menko PMK, Puan Maharani usai menggelar rapat koordinasi penanganan malaria di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (17/9).

Baca Lainnya : Kasus Malaria di Lombok Barat, Kemenkes Sebut itu Wilayah Endemis

"Usai terjadinya gempa bumi di Lombok dan sekitarnya, masyarakat yang menjadi korban bencana sangat rentan terkena penyakit. Sehingga upaya-upaya antisipasi serta penanganan kesehatan harus menjadi fokus utama pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan dan dinas terkait," kata Sigit di Jakarta, Senin (17/9).

Guna memastikan hal itu, telah dilakukan penyelidikan epidemiologi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat disertai dengan pelaksanaan kontak survei dan Mass Blood Survey (MBS) malaria di wilayah asal kasus tersebut sejak (28/8) lalu.

Hasil surveilans (pengamatan penyakit) menunjukkan bahwa terdapat 2 kabupaten yang memenuhi kriteria Kejadian Luar Biasa yaitu Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur. Kedua kabupaten tersebut terjadi peningkatan kasus malaria terkonfirmasi lebih dari tiga kali lipat.

Baca Lainnya : 44 Pengungsi di Lombok Barat Positif Terserang Malaria

Sebelumnya, sebagai respon cepat, Kementerian Kesehatan juga telah melakukan, Mass Blood Survey (MBS) dan MFS (Mass Fever Survey), pengamatan dan pengendalian vektor, inventarisasi logistik obat-obatan langsung ke NTB, distribusi Kelambu berinsektisida sebanyak 2.400 lembar, serta pelatihan Tenaga Mikroskopis (untuk meningkatkan kembali keakuratan identifikasi malaria).

"Seluruh masyarakat dan pemerintah daerah dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap dampak kesehatan pasca gempa," tutupnya. [RN]

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: