Menkes Ajak Masyarakat Indonesia Perangi Stunting

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
17 Sep 2018   15:00

Komentar
Menkes Ajak Masyarakat Indonesia Perangi Stunting

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menjadikan Jakarta bebas dari masalah gizi kronis atau stunting dengan melibatkan multi sektor serta seluruh lapisan masyarakat.

Masalah gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan bisa berdampak pada stunting atau bertubuh pendek, bahkan stunting yang ada di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta merupakan salah satu masalah mendasar yang perlu ditangani secara tuntas dan harus dicegah secara serius.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan, bahwa stunting itu adalah gagal pertumbuhan. Menkes menegaskan bahwa Indonesia harus bebas dari generasi stunting, maka pencegahan stunting itu menjadi upaya yang sangat penting.

Baca Lainnya : Cegah Stunting itu Penting untuk Generasi Indonesia yang Lebih Baik

“Indonesia itu tanahnya subur, maka generasinya harus sehat, jangan stunting,” jelas Nila di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/9).

Seperti kita ketahui, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2013) menyatakan, 4 dari 10 anak atau sekitar 37,2 persen mengalami stunting.

Untuk itu, Nila Moeloek berpesan kepada para orang tua, juga remaja selaku calon orang tua agar memahami bagaimana cara mencegah stunting, utamanya melalui perbaikan pola makan, pola pengasuhan, juga perhatikan kebersihan.

“Kalau tidak mau anak-anak kita stunting, kalau kasih makan anak-anak utamakan (sumber protein) untuk anak-anak dan ibu hamil dulu ya,” lanjutnya.

Baca Lainnya : Cegah Stunting, Kemendikbud Bikin Kelas Parenting di 92 Kabupaten

Selain itu, Nila mengimbau khusus bagi para ibu hamil, agar selalu menjaga kehamilannya salah satunya dengan mencukupi kebutuhan gizi anak sejak 1000 hari pertama kehidupan.

“Sejak janin tumbuh dalam kandungan (270 hari) selama hingga usia 2 tahun kehidupan (730 hari), dengan ASI Eksklusif, makanan pendamping ASI,” paparnya.

Untuk itu, masyarakat juga diharapkan untuk senantiasa menerapkan hidup sehat, dengan rajin berolahraga, perbanyak makan sayur dan buah, dan cek kesehatan secara rutin ke dokter. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: