BNPB Bantah Water Bombing di Gunung Sumbing Dibatalkan Karena Masalah Ketinggian

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
14 Sep 2018   21:45

Komentar
BNPB Bantah Water Bombing di Gunung Sumbing Dibatalkan Karena Masalah Ketinggian

Gunung Sindoro-Sumbing tertutup awan dan kabut sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan water bombing. (Foto : Doc/ BNPB)

Trubus.id -- Upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang berada di Temanggung, Jawa Tengah, dengan teknik 'Water Bombing' dari helikopter belum bisa dilakukan.

Alasannya ternyata bukan karena faktor ketinggian lokasi dan kemampuan pesawat seperti yang ramai diberitakan sejumlah media massa, melainkan karena faktor cuaca yang tertutup awan dan kabut. 

Baca Lainnya : Water Bombing Belum Bisa Dilakukan untuk Hentikan Kebakaran di Sindoro-Sumbing

Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kondisi cuaca di Gunung Sumbing dan Sindoro tertutup awan dan kabut hari ini, Jumat (14/9). Kondisi ini jelas membahayakan untuk penerbangan jarak pandang pendek. 

BNPB mengirimkan heli Kamov untuk water bombing di Gunung Sumbing. Heli ini mampu membawa air 4.500 liter sekali terbang. Sedang Bolco hanya 500 liter. Diperkirakan besok siang heli sudah tiba di Temanggung. (Foto: Doc/ BNPB)

"Apalagi untuk water bombing karhutla yang banyak dilakukan manuver di udara. Itulah pertimbangan hari ini sehingga water bombing tidak dilakukan," jelas Sutopo, Jumat (14/9) petang.

Baca Lainnya : Pemadaman Kebakaran Gunung Sindoro-Sumbing Kini Juga Dilakukan Secara Manual

Menurut Sutopo, untuk memadamkan karhutla di Sindoro- Sumbing, BNPB juga mendatangkan helikopter Kamov Ka-27 dan helikopter Blanco. Helikopter Kamov mampu membawa air  sebanyak 4.500 liter sekali terbang. Sementara Helikopter Kamov mampu membawa air sebanyak 5.000 liter sekali terbang. 

"Diperkirakan besok siang sudah Helikopter sudah sampai di Temanggung. Helikopter Karnov diterbangkan dari Jambi yang sedang melakukan water boombing di karhutla Jambi," Jelas Sutopo. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: