Terduga Pelaku Pembuang Limbah Medis di Karawang, Diamankan Polisi

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
14 Sep 2018   18:45

Komentar
Terduga Pelaku Pembuang Limbah Medis di Karawang, Diamankan Polisi

Limbah medis B3 ditemukan di kawasan konservasi mangrove di Karawang. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Temuan limbah medis di kawasan konservasi mangrove di Dusun Sukamulya, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang terus didalami pihak kepolisian. Hasilnya, Kamis (13/9) petang, seorang yang diduga sebagai pelaku pembuangan limbah berbahaya itu berhasil diamankan.

Hal itu disampaikan Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, Jumat (14/9). Ia mengatakan, pelaku yang diduga pembuang limbah medis itu diamankan setelah Unit Tipiter Satreskrim Polres Karawang mendatangi kantor PT Mahardika Handal Sentosa (HMS) di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Kamis (13/9) sore. 

Baca Lainnya : DLHK Karawang dan Polisi Telusur Limbah Medis yang Dibuang ke Kawasan Konservasi

"Kemarin sore kami sudah mengamankan seorang dalam kasus pembuangan limbah medis di kawasan mangrove beberapa waktu lalu. Kami belum bisa memberikan informasi detail karena masih dalam pemeriksaan intensif. Nanti saja setelah semua ada kepastian akan kita sampaikan semuanya. Saat ini beri waktu kami untuk menyelesaikan pemeriksaan," kata Kapolres, Jumat (14/9). 

PT HMS sendiri adalah rekanan Rumah Sakit Budi Asih Cibarusah, selaku penghasil limbah medis yang ditemukan di kawasan konservasi tersebut. PT HMS adalah pihak ketiga yang bertugas membawa limbah medis dari rumah sakit tersebut ke tempat pengolahan limbah B3.

Baca Lainnya : Limbah Medisnya Dibuang Sembarang, RS Budi Asih Akan Tuntut Pihak Ketiga

Slamet menyebut, kasus pembuangan limbah medis ini merupakan kejahatan serius sehingga pihaknya serius mendalami kasus tersebut. Polisi saat ini masih mencari fakta dan bukti baru lain di lapangan. 

"Kami masih mendalami kasus ini dan sekarang masih dalam proses," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Karawang juga sempat memeriksa 6 saksi yaitu warga sekitar di tempat kejadian perkara (TKP), pihak rumah sakit, dan pihak PT MHS. Tak hanya itu, polisi juga telah meminta pendapat awal ahli. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: