Demo Hari Tani Indonesia: Petani Tidak Butuh Sertifikat, Butuhnya Lahan

TrubusNews
Ihsan Maulana | Followers 0
25 Sep 2017   16:13

Komentar
Demo Hari Tani Indonesia: Petani Tidak Butuh Sertifikat, Butuhnya Lahan

Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kementan, Senin (25/9/2017). (Foto : Foto: Ihsan Maulana/TRUBUS.ID)

Trubus.id -- Ratusan petani dari berbagai daerah yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI), menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Kementerian Pertanian, Jalan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017). Aksi demo ini memperingati Hari Tani Nasional 2017.

Dalam aksi ini, pendemo menyoroti kebijakan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang memberikan sertifikasi kepada petani beberapa waktu lalu.

"Dalam UU Agraria Tahun 1960 mengatur tentang struktur kepemilikan lahan, reformasi agraria bukan hanya sebatas pembagian sertifikasi lahan saja. Petani membutuhkan lahan," ucap Randa Sinaga, salah satu pengunjuk rasa.

Ratusan petani berunjuk rasa di Jakarta, Senin (25/9/2017), dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2017. (Foto: Ridwan Syamsu/TRUBUS.ID)

Diberitahunya, petani Indonesia saat ini hanya memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare, bahkan ada yang tidak memiliki sama sekali.

Kata Randa lagi, lahan-lahan ribuan hektar yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para petani, kini telah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan besar.

Ditegaskannya, berdasarkan UU Pokok Agraria Tahun 1960, setiap keluarga petani seharusnya memiliki lahan seluas 2 hektare.

"Ini sertifikat yang diberikan kepada petani lahannya memang milik petani. Itu sudah kewajiban pemerintah, bukannya menjadi suatu kebanggaan," tukasnya. [IM/AS]

Simak video Catatan Bisma berikut ini:

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: