Ditemukan 154 Titik Panas Berpotensi Karhutla di Sumatera

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
13 Sep 2018   09:31

Komentar
Ditemukan 154 Titik Panas Berpotensi Karhutla di Sumatera

Titik Panas (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, jumlah titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera bertambah. Titik panas ini mengindikasikan awal kebakaran hutan dan lahan (karhula). BMKG mencatat, saat ini jumlah titik panas di Pulau Sumatera mencapai 154 titik.

Berdasarkan data hasil pencitraan satelit Terra & Aqua, Kamis (13/9) pukul 06.00 WIB, Sumatera Selatan menyumbang titik panas sekitar 77 titik, kemudian Lampung sebanayak 33, Bangka Belitung 14, Bengkulu 13, Riau 9, Sumatera Barat 4, Jambi 3 serta Kepulauan Riau 1 titik.

Sebagai informasi, titik panas yang tersebar di Riau berada di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 4 titik, Rokan Hilir 2, serta Bengkalis, Pelalawan dan Kepulauan Meranti masing-masing satu titik panas.

Jika dilihat secara keseluruhan, titik panas di Riau, BMKG mengamati ada dua titik panas yang berpotensi terjadi karhutla, masing-masing satu titik api di Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Baca Lainnya: 22 Titik Panas Terpantau di Sumatra

Kondisi ini dikatakan BMKG, karena saat ini Riau masih dalam masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, sehingga hujan turun yang turun di Riau belum merata.

Stasiun klimatologi BMKG mengeluarkan peringatan mengenai dua daerah di Riau yang rawan kebakaran hutan dan lahan karena mengalami hari tanpa hujan cukup panjang.

“Kecamatan Rantau Kopar di Kabupaten Rokan Hilir tidak hujan berturut-turut selama 13 hari, dan Kecamatan Ukui di Kabupaten Pelalawan sudah 24 hari berturut-turut tidak hujan,” kata Staf Analisa Stasiun Klimatologi Tambang Provinsi Riau, Ardhitama, kepada wartawan di Pekanbaru.

Baca Lainnya: BMKG Wilayah I Medan Deteksi 56 Titik Panas di Sumut

Selain itu, Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Riau sudah mengeluarkan ultimatum tegas untuk menghukum pelaku pembakaran hutan dan lahan. Komandan Satgas Karhutla Riau, Komandan Resort Militer 031/WB Brigjen TNI Sonny Aprianto, telah memerintahkan jajarannya menembak pembakar hutan dan lahan.

"Saya menyatakan 99 persen kebakaran hutan dan lahan di Riau ini adalah akibat ulah manusia dan itu disengaja. Sehingga saya menegaskan pada hari ini, selanjutnya memerintahkan kepada para Dandim, apabila tertangkap tangan atau ditemukan oknum pembakar lahan yang disengaja untuk tembak di tempat," ungkap Sonny, beberapa waktu lalu. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: