200 Petugas Pengamatan Disebar Awasi 69 Gunung Api

TrubusNews
Binsar Marulitua
12 Sep 2018   08:00 WIB

Komentar
200 Petugas Pengamatan Disebar Awasi 69 Gunung Api

Gunung Merapi (Foto : Trubus.id/Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar mengatakan sebagai pelaksanaan mandat UU No.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, Badan Geologi memiliki banyak peran, seperti dengan melakukan pemetaan daerah rawan bencana letusan gunung api. Berdasarkan hal tersebut, Badan Geologi menempatkan 200 petugas pengamatan untuk mengawasi 69 gunung api yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sehingga kita semua mengetahui daerah mana saja yang tingkat wilayah rawan bencananya tinggi, sedang dan daerah yang tingkat kerawanannya rendah,” kata Rudy seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (11/9).

Untuk itu, lanjut Rudy, Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menempatkan sekitar 200 petugas pengamatan gunungapi di 69 gunungapi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya : 2,5 Hektare Hutan Lindung di Gunung Kelud Terbakar

Pemetaan wilayah rawan bencana gunung api dibuat dalam rangka kesiapan apabila terjadi letusan. Peta tersebut juga diberikan kepada Pemda dan institusi-institusi pembuat kebijakan dalam pemanfaatan ruang disekitar gunungapi.

"Ini merupakan bagian dari langkah-langkah mitigasi," lanjut Rudy.

Sebenarnya Indonesia memiliki 127 gunung api yang tersebar diseluruh wilayah dan 69 diantaranya terus dipantau selama 24 jam.

“Pengamatan disetiap pos dilakukan oleh 2 hingga 4 orang petugas pengamat gunungapi," tambahnya.

Baca Lainnya : Gunung Lawu Membara Lagi, 200 Pendaki Langsung Dievakuasi

Pihaknya fokus untuk melakukan pengamatan gunungapi, mengingat lebih dari 5 juta orang penduduk Indonesia berada di kawasan rawan bencana gunungapi. Pengamatan dilakukan bersama dengan kerja sama antarinstitusi.

Nantinya, Badan Geologi yang melakukan pemantauan terhadap objek bencana, sementara institusi lain yang melakukan kegiatan objek sosial. 

“Kita menginformasikan status gunungapi kepada Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) dan memberikan peta kawasan rawan bencana," katanya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Akuaponik

Inovasi   06 Agu 2020 - 14:10 WIB
Bagikan:          
Bagikan: