DLHK Karawang dan Polisi Telusur Limbah Medis yang Dibuang ke Kawasan Konservasi

TrubusNews
Ihsan Maulana
09 Sep 2018   19:00 WIB

Komentar
DLHK Karawang dan Polisi Telusur Limbah Medis yang Dibuang ke Kawasan Konservasi

Ilustrasi limbah medis. (Foto : Pixabay/alexroma)

Trubus.id -- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sedang menyelidiki kasus pembuangan limbah medis di kawasan konservasi mangrove di pesisir utara Karawang. Oleh karena itu, DLHK menggandeng Unit Tipiter Polres Karawang.

Tumpukan limbah medis dibungkus kantung plastik besar kuning itu diduga berasal dari rumah sakit. Ini dikarenakan, dalam plastik tersebut, ditemukan nota berikut faktur atas nama seorang pasien rumah sakit.

Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan, menegaskan bahwa limbah medis tidak boleh dibuang sembarangan. Apalagi dibuang ke area sungai kawasan konservasi yang dekat dengan laut karena mengandung bakteri hingga virus berbahaya.

Baca Lainnya : Setiap Hari, Limbah Medis Capai 366 Ton dari 2.813 Rumah Sakit

"Ini akan kita telusuri dan kejar sampai ke sumbernya, tidak bisa dibiarkan. Mereka harus tanggung jawab biar tidak mengulangi perbuatannya. Kita juga bekerjasama dengan Tipiter Polres Karawang," ujar Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan, Minggu (9/9).

Sebelumnya, warga yang beraktivitas di Minggu pagi, menemukan sejumlah tumpukan plastik kuning berisi limbah medis di sungai dekat hutan bakau, Pantai Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Karawang. Limbah medis yang berceceran pun beragam, mulai dari jarum suntik bekas, kapas bekas, kantung darah hingga sarung tangan plastik. [DF] 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: