Gempa Bermagnitudo 5,1 yang Guncang Sumbawa, Akibat Sesar Naik Flores

TrubusNews
Binsar Marulitua
06 Sep 2018   17:14 WIB

Komentar
Gempa Bermagnitudo 5,1 yang Guncang Sumbawa, Akibat Sesar Naik Flores

Ilustrasi (Foto : Pixabay/ Tumisu)

Trubus.id -- Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,1 Magnitudo kembali mengguncang Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat(NTB), Kamis, pukul 14.43 WITA. Namun meski demikian, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,29 lintang selatan dan 116,99 bujur timur.

"Gempa bumi tersebut terjadi di laut pada jarak 52 kilometer (KM) arah barat laut Kota Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, pada kedalaman 10 km," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto.

Baca Lainnya : Puluhan Warga Jepang Hilang Usai Gempa M=6,7, Pencarian Terus Dilakukan

Ia mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik flores (Flores back arc thrust).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah laut di sebelah barat laut Kabupaten Sumbawa tersebut, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di Sumbawa Besar, Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, dan Kota Mataram dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI).

Hingga saat, kata Agus, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Tapi kami mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.

Baca Lainnya : Gempa Magnitudo 6,7, Bandara Chitose, Hokaido Lumpuh

Sebelumnya, Pulau Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,1 SR pada Selasa (4/9), pukul 10.45 WITA, namun tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat yang bermukim di sebelah timur Pulau Lombok, NTB, itu sebelumnya juga dikejutkan dengan gempa berkekuatan 7 SR pada 19 Agustus 2018. Pusat gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut berada di darat pada jarak 30 km arah timur laut Kabupaten Lombok Timur.

Sebanyak enam orang warga di Pulau Sumbawa meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan, terdiri atas lima orang warga Kabupaten Sumbawa, dan satu orang warga Kabupaten Sumbawa. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: