Material Kubah Gunung Merapi Tumbuh 4.500 Meter Kubik per Hari

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 Sep 2018   17:15 WIB

Komentar
Material Kubah Gunung Merapi Tumbuh 4.500 Meter Kubik per Hari

Kawah gunung Merapi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sampai saat ini Gunung Merapi masih berstatus waspada. Meski begitu, material kubah di puncak gunung terus tumbuh. Pertumbuhan material kubah mencapai 4.500 meter kubik per hari.

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi BPPTKG Yogyakarta, Dewi Sri, di Jogjakarta, Rabu (5/9). Ia mengungkapkan, sejak 18 Agustus 2018 lalu material kubah Gunung Merapi menunjukkan pertumbuhannya hingga sekarang.

"Kubah Merapi masih tumbuh sebagai pengejawantahan daripada erupsi efusif yang terjadi," ungkapnya, di Jogjakarta, Rabu (5/9).

Baca Lainnya : Kubah Larva Baru Terbentuk di Merapi, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 3 Km

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, kubah baru tersebut dari magma di perut bumi yang bergerak keluar menjadi bebatuan. Sejak tumbuh kubah baru itu maka gunung Merapi mulai mengalami erupsi magmatik.

"Meski begitu pertumbuhan kubah terus kita pantau," tuturnya.

Sebagai informasi, pertumbuhan kubah dengan berkisar 4.000 hingga 4.500 meter kubik per hari disebutnya masih rendah.

"Sekarang ini pertumbuhan kubah ini materialnya masih 4.000, 5.000, paling besarnya 6.000 (meter kubik per hari). Itu kan masih di bawah yang dulu," lanjutnya lagi.

Baca Lainnya : Tiap Hari Pertumbuhan Kubah lava Merapi Mencapai 1.500 m3

Terkait luasan kubah baru di puncak Merapi, Dewi menyebutkan, saat ini masih berkembang dan masih tumbuh. Pertumbuhan kubah tersebut sejauh ini telah mengisi rekahan-rekahan di kawah Merapi akibat letusan-letusan freatik yang sebelumnya terjadi.

"Sementara telah mengisi rekahan yang bagian atas yang ada di arah utara. Yang arah utara dan selatan ini kan diisi, kalau terjadi pertumbuhan kubah, mengisi ke semua," katanya.

Meski begitu, Dewi menyebut kondisi ini masih stabil karena volume material pertumbuhan kubah dinilai masih rendah. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: