Kekeringan Ekstrem, 7.133 Warga Serang Kekurangan Air Bersih

TrubusNews
Karmin Winarta
05 Sep 2018   11:00 WIB

Komentar
Kekeringan Ekstrem, 7.133 Warga Serang Kekurangan Air Bersih

Kekeringan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sejumlah warga di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten mulai mengalami krisis air akibat kekeringan yang terjadi saat ini. Mereka membutuhkan air bersih tidak hanya untuk minum melainkan juga untuk mandi dan mencuci.

Sekretaris Lurah Masjid Priyai, Ayumi membenarkan bahwa, warga Kelurahan Masjid Priyai kekurangan air bersih sudah sejak Agustus lalu. Hal ini disebabkan saluran irigasi Pamarayan tidak teraliri air. “Kali sekarang sudah kering semua,” kata  Ayumi, kepada Trubus.id, Rabu (5/9).

Dikatakan Ayumi bahwa jumlah warga di Kelurahan Masjid Priyai adalah 7.133 jiwa. Dari jumlah itu hampir 60 persennya memanfaatkan air dari saluran irigasi Pamarayan itu untuk keperluan mandi dan mencuci. “Ada juga yang sudah punya PDAM tapi masih sedikit. Mayoritas ngandelin kali,” katanya.

Baca Lainnya: Dampak Kekeringan di Serang, Ribuan Hektare Padi Puso

Ayumi mengatakan, warga sebenarnya memiliki sumur tetapi air yang keluar berasa asin karena mengandung garam. Saat digunakan untuk mandi badan akan terasa gatal dan lengket. Karena itu tak jarang warga harus membilas badan setelah mandi menggunakan air dari sumur. “Kalau air minum biasanya pake isi ulang,” tuturnya.

Beruntung ada sejumlah lembaga yang memberikan bantuan air bersih untuk warga. Bantuan air bersih itu berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Kecamatan Kasemen, dan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang. “Bantuan udah mulai datang dari seminggu yang lalu,” katanya.

Baca Lainnya: Mulai Disosialisasikan, Bulog Serang Akan Distribusikan Beras Sachet Minggu Ini

Ayumi menyatakan bahwa krisis air bersih ini mulai terjadi setelah kemarau dan saluran dari bendungan Pamarayan ditutup. Padahal, dalam kondisi kemarau seperti ini Pamarayan seharusnya tidak ditutup.

Anggota PMI Kota Serang, Hamid mengungkapkan bahwa atas permintaan masyakarat PMI Kota Serang menyalurkan bantuan air bersih ke Kelurahan Masjid Priyai. Bantuan ini sudah didistribusikan sejak sepekan yang lalu. Tidak hanya Kelurahan Masjid Priyai yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih Kelurahan Sawah Luhur pun mengalami hal yang sama.

“Dibutuhkan sekitar 100.000 liter untuk Kelurahan Priyai dan Sawah Luhur. Sekarang yang sudah terdistribusi sekitar 80.000 liter,” katanya.[KW]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: