Kunjungan Wisman 2018 Naik, BPS Belum Pastikan Pengaruh Asian Games 

TrubusNews
Binsar Marulitua
03 Sep 2018   17:45 WIB

Komentar
Kunjungan Wisman 2018 Naik, BPS Belum Pastikan Pengaruh Asian Games 

Atlet yang berlaga di Asian Games 2018, belanja souvenir UKM di gedung Smesco, Jakarta. (Foto : Trubus.id/ Hadi Nugraha)

Trubus.id -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mulai Januari–Juli 2018, naik 12,92% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017. Namun demikian, belum bisa dipastikan keterkaitan jumlah total 9,06 juta kunjungan dengan penyelengaraan Asian Games 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan, dampak Asian Games pada pencatatan kunjungan wisatawan mancanegara bulan Juli belum terlihat. Namun, besar keyakinan bahwa dampak Asian Games terhadap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara akan cukup besar. Angka tersebut mungkin akan terlihat di dua kota tempat perhelatan akbar tersebut yakni di Jakarta dan Palembang. 

Baca Lainnya : Rangkaian Bencana di Lombok dan Bali, Pengaruhi Target Kunjungan 1,7 Juta Wisman

"Nanti kita lihat pada tanggal 1 Oktober untuk laporan bulan Agustus." ujar Suhariyanto, Senin (3/9).

Suhariyanto menjelaskan, kunjungan wisman ke Indonesia Juli 2018 naik 12,10% menjadi 1,54 juta dibandingkan jumlah kunjungan pada Juli 2017, yaitu dari 1,37 juta kunjungan. Demikian pula, jika dibandingkan dengan Juni 2018, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2018 mengalami kenaikan sebesar 16,57%.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Juli  2018 mencapai rata-rata 59,30% atau naik 1,78 poin dibandingkan dengan TPK Juli 2017 yang tercatat sebesar 57,52%. Demikian pula, jika dibanding TPK Juni 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Juli 2018 mengalami kenaikan sebesar 7,26 poin.

Baca Lainnya : Ajang Asian Games, Diharap Pacu Arus Wisman ke Palembang yang Kini Sedang Lesu

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Juli 2018 tercatat sebesar 1,73 hari, terjadi penurunan 0,16 poin jika dibandingkan keadaan Juli 2017. BPS berharap peningkatan ini dapat kembali terlihat pada akhir tahun yang bertepatan dengan musim libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Terkait  dengan dampak ekonomi, Suhariyanto menuturkan hal tersebut bisa dilihat pada laporan PDB kuartal III/2018. Khusus untuk pembelian tiket dan hotel akan tercatat dalam konsumsi rumah tangga pada PDB. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Menteri ESDM: Pemotongan Subsidi LPG 3 Kg Masih Kajian

Peristiwa   18 Jan 2020 - 14:11 WIB
Bagikan:          
Bagikan: