Utamakan Trauma Healing ke Orangtua Sebelum Anak, Begini Penjelasan Psikolog

TrubusNews
Astri Sofyanti
02 Sep 2018   21:00 WIB

Komentar
Utamakan Trauma Healing ke Orangtua Sebelum Anak, Begini Penjelasan Psikolog

Pengungsi gempa Lombok (Foto : Trubusid/Thomas Aquinus)

Usai rentetan gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, (NTB) sebagian besar masyarakat masih mengalami trauma yang mendalam. Terlebih lagi, gempa susulan masih terus terjadi menimbulkan trauma mendalam bagi warga Lombok. Banyak relawan diterjunkan untuk melakukan trauma healing pada korban gempa. Tapi, prioritas trauma healing tersebut lebih kepada anak-anak korban gempa. Hal ini justru dikritisi oleh psikolog Mataram, Muazar Habibi.

Ia mengungkapkan, setelah awal gempa, yang seharusnya diberikan trauma healing adalah orangtua. Menurutnya, orangtua pertama kali diberikan trauma healing agar ke depannya saat terjadi gempa susulan, mereka akan mengamankan anak-anaknya dengan cara-cara yang tidak mengganggu psikologis anak.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi Dipastikan Absen di Penutupan Asian Games 2018

"Orangtuanya sedikit-sedikit lari, anaknya digendong, yang bahaya perkembangan anaknya. Orangtuanya cepat histeris. Saran saya yang perlu dilakukan trauma healing pertama adalah orang tuanya, sehingga orangtuanya bisa mengendalikan diri," kata Muazar, di Mataram, Minggu (2/9).

Sebelumnya, seorang anak di Lombok Utara meninggal akibat trauma gempa. Muazar menyadari pentingnya upaya trauma healing dilakukan pada orangtua sebelum pada anak, karena setiap tindakan orangtua akan membekas pada anak dan akan berefek di kemudian hari.

"Sehingga kalau ada gempa pegang anaknya enggak usah teriak. Lari, kalau enggak bisa lari sembunyi di tempat yang aman di kolong meja. Itu yang harus dilakukan para relawan, jangan pada anaknya, karena perilaku orangtua akan ditiru anak. Anak itu apa yang dilihat dan dirasakan, ini akan membekas kemudian," tutup Muazar. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Pesan Jokowi kepada Kabinet Indonesia Maju

Peristiwa   23 Okt 2019 - 17:58 WIB
Bagikan: