Warga Sukabumi Mengeluh di Musim Kemarau, Harga Beras Melambung

TrubusNews
Astri Sofyanti
31 Agu 2018   10:10 WIB

Komentar
Warga Sukabumi Mengeluh di Musim Kemarau, Harga Beras Melambung

Beras, iustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Puncak musim kemarau membuat harga beras di sejumlah pasar tradisional Sukabumi, Jawa Barat alami kenaikan. Naiknya harga beras ini dipicu oleh berkurangnya pasokan beras ke pasaran.

Data dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKM-PP) Kota Sukabumi menyebutkan, kenaikan harga beras terjadi pada tiga jenis komoditas beras yakni beras Ciherang, beras IR 64 KW 1 Jampang, dan IR 64 KW 2 Jampang. Harga beras Ciherang naik dari Rp11.000 per kilogram (kg) menjadi Rp12.000 per kg.

Baca Lainnya:Pemetaan Kawasan Rawan Kekeringan, Cara Sukabumi Waspadai Dampak Musim Kemarau

Beras IR 64 KW 1 Jampang mengalami kenaikan harga sebesar 15 persen dari harga pekan lalu sebesar Rp10.000 per kg menjadi Rp11.500 per kg.

Kemudian beras IR 64 KW 2 Jampang mengalami kenaikan harga sebesar 4.76 persen dari harga pekan lalu sebesar Rp8.400 per kg menjadi Rp8.800 per kg.

‘’Kenaikan harga terhadap ketiga komoditas beras tersebut karena pasokan mengalami penurunan,’’ ujar Kepala Diskop UKM-PP Ayep Supriatna, di Sukabumi Jumat (31/8).

Baca Lainnya: Oktober, Prediksi BPBD Karawang tentang Kekeringan di Wilayahnya

Hal ini berakibat pada harga ketiga komoditi beras tersebut melonjak.

Menurut Ayep, petugas terus memantau perkembangan harga dan pasokan beras ke pasaran. Harapannya harga beras di pasaran kembali stabil.

Karena lonjakan harga ini warga mengeluh.  

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan: