Pemerintah Targetkan, 2025 Sampah Laut Berkurang 70 Persen, Akankah Tercapai?

TrubusNews
Ihsan Maulana | Followers 0
30 Agu 2018   17:45

Komentar
Pemerintah Targetkan, 2025 Sampah Laut Berkurang 70 Persen, Akankah Tercapai?

Urban Campaigner Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi. (Foto : Trubus.id / Ihsan Maulana)

Trubus.id -- Sampah plastik, menjadi salah satu isu krusial yang tengah menjadi fokus pemerintah saat ini. Terlebih, dengan masih banyaknya sampah plastik yang terbawa ke laut sehingga mencemari perairan berikut seluruh ekosistem di dalamnya.

Untuk itu, pemerintah melalui Kemenko Maritim telah menargetkan di tahun 2025, sampah plastik bisa berkurang sebanyak 70 persen. Berarti, tinggal tujuh tahun lagi bagi pemerintah untuk mewujudkan targetnya. Namun, apakah target ini bisa tercapai atau hanya bentuk target ambisius saja?

"Ya, jadi ketika pemerintah menetapkan target itu memang terkesan ambisius ya, bukan karena tidak mungkin tercapai tapi masalahnya apa yang mau dilakukan untuk mencapai target itu," ujar Urban Campaigner Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi kepada Trubus.id ketika ditemui di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (30/8).

Baca Lainnya : Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan ke-22 Fokuskan Sampah Plastik

Ia menambahkan, pemerintah saat ini memang sudah melakukan berbagai upaya seperti mengolah sampah jadi energi, mengolah sampah plastik jadi aspal dan lainnya.

"Tapi ini semua adalah bentuk penanganan di hilir aja ya, seperti ada sampah diolah jadi energi dan lainnya. Nah, apabila kita tidak menyetop kerannya, atau regulasi tidak menyentuh pada sumber untuk pengurangan, ya susah juga menyelesaikan masalah ini," imbuhnya.

Atha menilai, meningkatkan industri daur ulang memang sangat baik, namun lagi-lagi, jika regulasi tidak menghentikan pada sumber alias produsen plastik, maka hal ini sulit dihentikan.

Baca Lainnya : Bank Dunia Kucurkan 2,275 Juta Dollar AS Tangani Sampah Plastik RI

Ia memberi contoh, salah satu cara mengurangi penggunaan plastik ada di Taiwan. Di mana di tahun 2030 mereka menargetkan tidak ada restoran dan kafe yang pakai sedotan plastik lagi. Langkah inilah yang dirasanya lebih pas untuk mulai mengurangi penggunaan plastik.

"Nah beda ceritanya kalau di pasaran juga masih banyak tersedia plastik, ya istilahnya selama demand ada supply pasti ikut. Upaya pengurangan penggunaan plastik juga harus dibarengi dengan regulasi dari pemerintah dan lainnya sehingga penggunaan plastik bisa ditekan hingga akhirnya hilang meski ga bisa langsung," paparnya.

"Upaya pengurangan sampah sebesar 70 persen di laut tahun 2025 juga harus jelas langkah konkretnya seperti apa. Karena kalau cuma bicaranya pengolahan sampah di hilir saja seperti sekarang ini, saya rasa enggak bisa tercapai maksimal target itu," tambahnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: