Usai Tanam Pohon Ulin di Istana Bogor, Presiden Namibia dan Jokowi Teken MoU Illegal Fishing

TrubusNews
Diah Fauziah
30 Agu 2018   15:30 WIB

Komentar
Usai Tanam Pohon Ulin di Istana Bogor, Presiden Namibia dan Jokowi Teken MoU <i>Illegal Fishing</i>

Presiden Jokowi mendampingi Presiden Namibia, Hage Gottfried Geingob menanam pohon kayu ulin di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (30/8) siang. (Foto : Oji/Humas)

Trubus.id -- Kamis (30/8) siang, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Namibia, Hage Gottfried Geingob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Tiba di Istana Bogor, Presiden Namibia disambut oleh anak-anak yang mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, dilanjutkan upacara penyambutan dan inspeksi pasukan.

Setelah itu, Presiden Jokowi mengajak Presiden Hage ke Ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor untuk melakukan sesi foto bersama dan menandatangani buku tamu, dilanjutkan dengan berbincang-bincang di beranda belakang Istana (veranda talk). Tak berapa lama, kedua presiden menanam pohon kayu ulin di halaman belakang Istana Bogor.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi: 74.000 Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun di Lombok

Usai melakukan pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan Presiden Hage menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pemberantasan pencurian ikan.

"Di bidang kemaritiman dan perikanan khususnya, dalam upaya bersama memerangi illegal fishing. Sebagaimana kita saksikan, kerja sama telah disepakati dengan penandatangan MoU tentang kelautan dan perikanan," kata Jokowi.

Namun, Jokowi tidak menjelaskan lebih rinci kerja sama seperti apa yang akan dilakukan dengan Pemerintah Namibia untuk memberantas pencurian ikan. Di bidang perdagangan, Jokowi mendorong peningkatan perdagangan di Indonesia dan Namibia melalui penguatan target dan roadmap yang jelas.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi: Kondisi Pak Habibie Sudah Sangat Sehat

"Saya juga mengusulkan penurunan tarif untuk semua produk dari kedua negara. Untuk itu, Indonesia mengharapkan dukungan Namibia untuk dimulainya proses negosiasi pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dan negara Southern African Costum Union," kata Jokowi.

Presiden Jokowi melanjutkan, "Terakhir, saya menyampaikan penghargaan kepada yang mulia Presiden Hage atas dukungan Namibia bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019 hingga 2020," ujarnya. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Kementan-TNI AD Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Peristiwa   30 Sep 2020 - 10:21 WIB
Bagikan: