Presiden Jokowi: 74.000 Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun di Lombok

TrubusNews
Diah Fauziah
29 Agu 2018   16:00 WIB

Komentar
Presiden Jokowi: 74.000 Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun di Lombok

Presiden Joko Widodo. (Foto : Time)

Trubus.id -- Ribuan rumah hancur akibat gempa bumi berturut-turut di Lombok, akhir Juni lalu. Saat ini, pemerintah mulai membangun kembali ribuan rumah warga yang rusak itu.

Melalui akun Twitter pribadinya, Presiden Joko Widodo mengatakan jika pemerintah akan mengirimkan 400 insinyur muda CPNS untuk mendampingi masyarakat membangun 74.000 rumah tahan gempa di Lombok.

Baca Lainnya : Langkah Presiden Jokowi Tangani Gempa 7 SR di Lombok

"Setelah gempa bumi, saatnya NTB bangkit kembali. Perbaikan rumah yang rusak akan kita mulai pada 1 September 2018. Pemerintah mengirimkan 400 insinyur muda CPNS untuk mendampingi masyarakat membangun sekitar 74.000 rumah tahan gempa menggantikan rumah yang rusak di Pulau Lombok," cuit Presiden Jokowi pada Rabu (29/8).

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, pemerintah bergerak cepat dalam penanganan bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Perbaikan atau pembangunan kembali rumah bagi para korban terdampak gempa bumi akan dimulai pada Sabtu (1/9). Sementara itu, berdasarkan siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa di NTB dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 5 Tahun 2018.

Baca Lainnya : 5 Arahan Presiden Jokowi Untuk Wilayah Gempa Lombok

Targetnya, perbaikan rumah masyarakat yang terdampak gempa bumi selesai dalam waktu enam bulan ke depan.

"Kementerian PUPR akan mengirimkan 400 insinyur muda yang merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 untuk menjadi pendamping masyarakat dalam membangun rumah tahan gempa di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat," berdasarkan siaran pers yang diterima Trubus.id, Rabu (29/8).

Mulai Kamis (30/8) besok, para CPNS akan mulai diberangkatkan dengan pesawat Hercules milik TNI. [DF]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: