Ikan Geger Lintang Seberat 1 Ton Terdampar di Pantai Parangkusumo, Bantul

TrubusNews
Syahroni
27 Agu 2018   20:19 WIB

Komentar
Ikan Geger Lintang Seberat 1 Ton Terdampar di Pantai Parangkusumo, Bantul

Bangkai ikan hiu paus yang biasa disebut ikan geger lintang oleh warga Bantul jadi tontonan warga. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Warga Kabupaten Bantul, Jogjakarta, khususnya yang tinggal di sekitar Pantai Parangkusumo, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, gempar. Seekor ikan raksasa sepanjang 4 meter yang diprediksi memiliki berat hampir 1 ton, ditemukan tak jauh dari bibir pantai, Minggu (26/8) pagi.

Ikan itu tampak terombang-ambing tak berdaya. Namun sayangnya, tak lama kemudian ikan itu akhirnya mati kehabisan tenaga. Diduga, ikan itu adalah ikan hiu paus atau akrab disebut ikan geger lintang oleh warga setempat. Komandan SAR Pantai Parangtritis, Ali Joko Sutanto mengatakan, ikan tersebut pertama kali terlihat nelayan sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Lainnya : Ada Ikan Paus Terdampar di Pantai Nurussalam, Kondisinya Bikin Merinding

Ikan pemakan plankton yang mampu hidup hingga usia 70 tahun awalnya akan didorong ke kembali ke tengah laut. Namun gelombang tinggi menyulitkan usaha petugas. Dampaknya, bangkai ikan itu terdorong gelombang hingga terdampar di pantai dan menjadi tontonan warga. 

Petugas kemudian sempat menerjunkan tiga mobil jeep untuk menarik badan ikan raksasa itu. Namun upaya itu gagal. Bahkan tali yang dipakai untuk menarik ikan tersebut sempat putus saat upaya evakuasi dilakukan.

Hingga sore, ikan  bernama latin Rhincodon typus itu belum berhasil dievakuasi dan masih teronggok di pantai Parangkusumo. Area sekitar bangkai hiu paus yang berada di bibir pantai masih dipadati sejumlah warga.

Baca Lainnya : Warga Resah, Usai Diperiksa, Bangkai Paus di Aceh Timur Dibiarkan Membusuk

Sementara itu bangkai hiu paus itu pun mulai mengeluarkan bau dan aroma amis yang cukup menyengat. Isi perut hiu paus tampak sudah terbuka setelah dilakukan proses pembedahan oleh petugas medis. Area sekitar bangkai, juga terpasang garis polisi untuk mencegah warga menyentuh bangkai.

Bangkai hiu paus sendiri kabarnya akan dikubur di sekitar lokasi.

"Sudah ada instruksi dari DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) DIY untuk mengubur. Nanti disiapkan alat berat untuk membuat lubang," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Bantul, Pulung Hariyadi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: