BBKSDA Lepaskan Jerat di Kaki Gajah yang Terpisah dari Kawanannya

TrubusNews
Diah Fauziah
25 Agu 2018   21:00 WIB

Komentar
BBKSDA Lepaskan Jerat di Kaki Gajah yang Terpisah dari Kawanannya

Sebelum kakinya diobati, gajah dibius terlebih dahulu. (Foto : Kontributor Trubus.id/ M. Syukur)

Trubus.id -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau berhasil mengobati seekor gajah liar di Kecamatan Mandau, Kabupaten Siak. Sebelumnya, gajah ini terpisah dari kawanannya karena mengalami luka akibat jerat di kaki depannya.

Menurut Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, informasi tentang gajah yang terlaku diterima pihaknya pada Kamis (23/8) lalu. Dua dokter hewan dan beberapa petugas balai berangkat ke lokasi untuk melakukan observasi.

"Dipantau dulu untuk mengetahui berat dan separah apa luka yang dialami gajah berjenis kelamin betina itu," kata Suharyono, Sabtu (25/8) kepada Trubus.id

Baca Lainnya : 5 Fakta Menarik tentang Gajah yang Harus Diketahui

Usai melakukan observasi, Jumat (24/8) kemarin, dokter hewan langsung membius gajah dengan cara menembaknya. Setelah itu, gajah diberi infus  dan jerat di kaki depan sebelah kanan dilepaskan dan kemudian diobati.

Setelah membersihan luka di kaki gajah, petugas memberikan obat anti peradangan dan antibiotik. Tidak lupa, gajah juga diberi vitamin dan obat cacinng. Perawatan ini membutuhkan waktu dua jam di lokasi hutan yang tak jauh dari jalan.

Untuk memastikan luka di kaki gajah benar-benar sembuh, petugas akan tetap melakukan pemantauan dalam beberapa hari ke depan. Foto: Kontributor Trubus.id/ M Syukur. 

"Perawatan medis dimulai pukul 13.00 sampai pukul 15.00 WIB," jelas Suharyono.

Tak lama setelah itu, gajah betina yang diperkirakan berumur 4 tahun itu mulai sadar dan bangkit. Lantaran masih liar, gajah berusaha menyerang petugas. Beruntung, petugas dapat menghindar sehingga tidak terjadi apa-apa.

Baca Lainnya : Di Thailand, Gajah Membantu Menyebarkan Bibit Buah

Untuk memastikan luka di kaki gajah benar-benar sembuh, petugas akan tetap melakukan pemantauan dalam beberapa hari ke depan sebelum hewan tersebut kembali ke kawanannya.

"Kalau sudah sembuh, petugas akan menggiring gajah tersebut ke kawanannya," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Suharyono di lapangan, di kawasan tersebut terdapat beberapa kawanan gajah. [DF]

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: