Membanggakan, Pertanian Organik Bondowoso Capai 150 Hektare

TrubusNews
Thomas Aquinus
24 Agu 2018   09:00 WIB

Komentar
Membanggakan, Pertanian Organik Bondowoso Capai 150 Hektare

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Para petani di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), semangat mengembangkan pertanian organik. Khususnya dalam empat tahun terakhir yang mencapai area tanam beras organik di Bondowoso mencapai 150 hektare (ha). Pertanian dilakukan mulai dari beras putih, beras merah, hingga beras hitam. Pengembangan itu merupakan binaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jember.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jember Lukman Hakim mengungkapkan, produktifitas pertanian organik di Bondowoso mencapai 4 ton per hektar.

"Semuanya orrganik. Mulai beras putih, beras merah, dan beras hitam," kata Lukman saat kegiatan kunjungan wartawan se-Jatim ke kluster beras organik binaan KPBI Jember di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Baca Lainnya : Penuhi Permintaan Pasar Internasional, Bondowoso Perluas Lahan Pertanian Organik

Menurutnya, alasan pengembangan pertanian organik di Bondowoso karena secara wilayah memiliki potensi besar. Salah satunya adalah sumber air. "Sumber air masih murni, belum tercampur unsur bahan kimia," ujar  Lukman.

Para petani juga memiliki keuntungan lebih tinggi karena produksi beras organik mempunyai harga lebih tinggi dibanding nonorganik. Sementara itu, pengembangan pertanian organik juga didukung oleh pemerintah dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Baca Lainnya : Pertanian Organik, Potensi Masa Depan Pangan dan Perdagangan RI

Lukman menyatakan, gabungan kelompok tani (gapoktan) di Desa Lombok Kulon telah mendapatkan sertifikat internasional pada awal 2018. Hal itu dikarenakan sistem perairan yang serius. "Sudah peroleh sertifikasi internasional, peluang ekspor terbuka lebar," ujarnya.

"Dengan ada sertifikasi internasional, diharapkan petani di Bondowoso lebih sejahtera," pungkasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: