Pascagempa Lombok, Kawanan Kera Liar 'Mengungsi' ke Jalan Raya

TrubusNews
Syahroni
24 Agu 2018   07:30 WIB

Komentar
Pascagempa Lombok, Kawanan Kera Liar 'Mengungsi' ke Jalan Raya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemandangan tak biasa terjadi usai gempa tektonik melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat. Puluhan kera nampak berkeliaran di ruas jalan utama hingga perkebunan milik warga. Menurut warga, kera-kera ini kerap dijumpai berkumpul di ruas jalan utama bagian timur Pulau Lombok sejak terjadinya gempa, Minggu (19/8) malam.

Hendra, warga sekitar lokasi menyebut, tak jarang kera-kera ini terlihat berkerumun di tepi jalan yang diapit pantai dan punggung gunung. Tak jarang juga, mereka terlihat duduk di tepian jalan.

Baca Lainnya : Ternyata Monyet yang Turun Gunung Bukan dari Satwa Penghuni Merapi

Keberadaan kera itu sendiri tidak mengganggu para pengguna jalan. Namun menurut warga sejak terjadinya gempa, kera-kera tersebut turun dari hutan. Kera itu dengan leluasa berjalan-jalan di tengah jalanan sehingga sering membuat kaget pengguna jalan. 

Kera-kera ini nampaknya juga kelaparan. pasalnya sempat beberapa kali terlihat, kera-kera ini mencuri jambu mete milik warga. Banyaknya hewan primata itu sudah terasa sejak di ruas jalan dari Belanting sampai Obel-Obel, Kecamatan Sambalia yang disambung ke arah Sembalun atau kaki Gunung Rinjani.

Baca Lainnya : Monyet Merapi Turun Gunung, Warga Jangan Mau Diajak Bertarung

"Heran saja jadi banyak kera yang turut ke jalan," kata warga Sambalia, Lombok Timur, Hendra.

Diduga, satwa liar itu terpaksa turun gunung atau keluar dari hutan karena kekurangan air dan makanan di habitatnya. Aisyah, pedagang di Sembalun mengungkapkan, fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya.  

"Biasanya monyet itu ada di jalan raya di kaki gunung Rinjani menuju Kecamatan Sambalia, karena melewati hutan. Tapi ini berani ke tengah desa," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: