Wapres Ingatkan, Dana Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah Rusak Akibat Gempa

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
21 Agu 2018   19:15

Komentar
Wapres Ingatkan, Dana Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah Rusak Akibat Gempa

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi korban gempa Lombok, NTB, Selasa (21/8). (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) berkesempatan mengunjungi daerah terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (21/8). Saat menemui pengungsi yang masih bertahan di pos penampungan di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, JK mengajak mereka untuk bangkit dan membangun kembali rumah mereka yang rusak karena gempa.

Untuk itu, pemerintah memberikan bantuan dana dengan nilai beragam pada warga. Untuk kategori rumah rusak berat, bantuan yang diberikan sebesar Rp50 juta. Sementara untuk kategori rusak sedang Rp25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta.

Baca Lainnya : Dari 8.000, Hanya 3.000 Rumah di Mataram yang Lolos Verifikasi Bantuan Gempa

JK berpesan, pembangunan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab warga penerima bantuan. Karena itu, mereka harus membangun sendiri rumah mereka. Pemerintah sendiri hanya memberikan bantuan dana untuk pembelian material bangunan sementara Kementerian PUPR akan memberikan pendampingan cara pembangunan rumah tahan gempa.

JK juga mengingatkan agar dana bantuan tidak digunakan untuk membeli kebutuhan lain seperti rokok, sepeda motor atau televisi. Dana itu harus dimanfaatkan seutuhnya untuk membeli material bangunan, semen, seng, kayu atau paku yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah mereka. 

Baca Lainnya : Korban Tewas dan Bangunan Rusak Bertambah Akibat Gempa 6,9 SR Lombok Semalam

Ia menjelaskan, tidak ada gempa yang membunuh orang saat gempa terjadi. Namun bangunan lah yang menyebabkannya. Karena itu, dengan rumah tahan gempa yang akan dibangun kembali, JK berharap tidak ada korban saat bencana serupa terjadi.

"Kita mau membangun rumah yang baik, rumah yang tahan gempa," tutur JK.

Untuk itu, JK mengharapkan pembangunan satu rumah harus selesai dalam 1 bulan. Sedangkan target pembangunan seluruh rumah rusak harus dikejar dalam 6 bulan. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: