Basarnas Banten Siaga Hadapi Letusan Besar Krakatau dan Bencana Kimia

TrubusNews
Karmin Winarta
21 Agu 2018   13:00 WIB

Komentar
Basarnas Banten Siaga Hadapi Letusan Besar Krakatau dan Bencana Kimia

Basarnas Serang (Foto : Herlin Saputra)

Trubus.id -- Saat ini status Gunung Anak Krakatau dinyatakan siaga 2 atau waspada sejak mengalami erupsi pada Sabtu (18/8).  Dua hari lalu, Gunung Anak Krakatau sempat meletus sebanyak 576 Kali dalam sehari.

Untuk itu Basarnas Banten mengaku selalu siaga menghadapi ancaman letusan Gunung Anak Krakatau (GAK), jika sewaktu-waktu meletus. Selain itu Basarnas Banten juga siap menghadapi ancaman bencana kimia. Karena, Kota Cilegon yang tida jauh dengan lokasi Gunung Anak Krakatau dikelilingi banyak industri kimia.

"Seperti di Gunung Agung, sebelum erupsi, kita sudah stand by di sana. Tinggal koordinasi yang baik dengan berbagai elemen," kata kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syaugi, saat ditemui di kantor SAR Banten, Selasa (21/8).

Baca Lainnya: Dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali

Berhitung dengan besarnya ancaman bencana alam dan luasnya wilayah Indonesia, Basarnas mengaku masih kekurangan personil dan peralatan. Menurutnya saat ini Basarnas Banten hanya mempunyai setengah dari jumlah yang ideal.

"Dengan dua per tiga lautan, idealnya tujuh ribu orang, sekarang 3.500 personil," terangnya.

Guna melancarkan operasi kemanusiaan, Basarnas sedang memesan dua kapal laut yang bisa didarati oleh helikopter dan bisa melakukan operasi pencarian dalam jangka panjang. Keduanya akan ditaruh di Indonesia Bagian Timur dan Barat.

Baca Lainnya: Kembali Erupsi, Wisatawan Diimbau Jauhi Gunung Anak Krakatau

Lalu, mereka juga sedang memesan dua helikopter, untuk memudahkan pendistribusian bantuan dan melakukan operasi pencarian di lautan maupun daratan yang sulit dijangkau.

Seperti kejadian gempa bumi di Lombok, Basarnas terus bersiaga di lokasi bencana sembari memberikan pertolongan kepada korban.[KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: