11.825 Ha Lahan Pertanian di Bandung Kekeringan, Apa Upaya Distan? 

TrubusNews
Ihsan Maulana
21 Agu 2018   12:00 WIB

Komentar
11.825 Ha Lahan Pertanian di Bandung Kekeringan, Apa Upaya Distan? 

Kekeringan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Pertanian Kabupaten Bandung mencatat, sebanyak 865 hektare lahan pertanian yang berada di 25 kecamatan, terdampak kekeringan musim kemarau. Jumlah ini sekitar 7.3 persen dari total lahan pertanian disana yang mencapai 11.825 hektare.

Lahan pertanian yang terdampak kekeringan yakni:

- kekeringan ringan sebanyak 333 hektare
- kekeringan sedang 366 hektare 
- kekeringan berat 163 hektare 
- puso 3 hektare.

Selamjutnya, lahan yang terancam kekeringan seluas 892 hektare.

Baca Lainnya: Kekeringan dan Banjir Bandang di Tengah Musim Kemarau

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran menyebutkan, pihaknya terus mengimbau kepada petani yang mengalami kesulitan air, agar segera lapor ke petugas lapangan. Sehingga, dinas terkait bisa segera menerjunkan bantuan.

"Upaya yang kami lakukan sekarang adalah penyedotan air dengan pompanisasi, untuk mengalirkan air dari bendungan menuju lahan pertanian yang mengalami kekeringan," ungkapnya, Selasa (21/8).

Tisna menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya pompanisasi air, agar lahan yang mengalami kekeringan bisa teraliri dengan air. Pihaknya juga terus mengupayakan memobilisasi pompa ke wilayah yang terkena dampak kekeringan cukup parah.

Baca Lainnya: Sejumlah Wilayah di NTT Alami Kekeringan Ekstrem

Di sisi lain, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Ina Dewi Kania menyebutkan, selain pompanisasi dilokasi yang terdapat air, pihaknya juga akan membuat sumur dangkal di beberapa titik yang rawan kesulitan akses air.

"Kemudian kami mempercepat panen bersama untuk lokasi yang sudah memasuki masa panen dengan menggunakan alat panen," sambungnya.

Dalam mengantisipasi kekeringan, ia mengimbau petani tidak memaksakan menanam padi apabila ketersediaan air tidak mencukupi.

"Apabila tidak mencukupi air, petani jangan memaksakan menanam padi. Kami sarankan menanam palawija dan sayuran yang relatif sedikit memerlukan air,” tutupnya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: