Kubah Larva Baru Terbentuk di Merapi, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 3 Km

TrubusNews
Binsar Marulitua
19 Agu 2018   13:30 WIB

Komentar
Kubah Larva Baru Terbentuk di Merapi, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 3 Km

Kondisi kawah Gunung Merapi pasca letusan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Provinsi DI Yogyakarta menginformasikan bahwa terdapat kubah lava baru di kawah Gunung Merapi, Jawa tengah. Terhadap gejolak vulkanologi tersebut warga tidak diperkenankan untuk beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. 

Pada Sabtu (18/8), BPPTKG melakukan pengecekan langsung ke puncak Gunung Merapi dan memastikan bahwa terdapat kubah lava baru dengan dimensi panjang sekitar 55m, lebar sekitar 25m, dan tinggi sekitar 5m dari permukaan kubah bekas erupsi 2010.

Baca Lainnya : Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Ini Langkah BPPTKG

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, kubah lava tersebut diperkirakan muncul pada 11 Agustus 2018 lalu.

"Pada tanggal 11 Agustus 2018 pukul 08:00 WIB terjadi gempa hembusan besar. Gemuruh terdengar oleh warga Deles," ujar Hanik dalam keterangan resminya, Sabtu (18/8).

Baca Lainnya : Pendaki yang Menggelar Upacara HUT RI di Puncak Merapi Terancam Kena Sanksi

Munculnya kubah lava menandai fase erupsi magmatik Gunung Merapi yang dimulai dengan erupsi efusif.

Efusi adalah letusan atau erupsi gunung berapi yang terjadi secara tidak eksplosif. Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan Waspada.

Sementara itu, bagi penduduk yang berada di Kawasan Rawan Bencana III diperingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: