164 Orang Tewas dalam Bencana Alam Terburuk Sepanjang Sejarah di India

TrubusNews
Thomas Aquinus
18 Agu 2018   08:00 WIB

Komentar
164 Orang Tewas dalam Bencana Alam Terburuk Sepanjang Sejarah di India

Bencana banjir bandang di India (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Banjir terburuk dalam satu abad di negara bagian Kerala, India, telah menewaskan 164 orang. Selain itu, banjir juga menyebabkan lebih dari 200 ribu orang mengungsi ke tenda atau pusat bantuan. Penderitaan korban banjir akan meningkat seiring dengan hujan lebat yang turun membuat genangan air semakin tinggi.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menginstruksikan pihak militer dapat meningkatkan bantuan untuk upaya penyelamatan. Hingga saat ini guna membantu korban bencana, pihaknya sudah menggunakan puluhan helikopter dan ratusan perahu.

"Saya berbicara kepada menteri pertahanan pagi ini dan meminta lebih banyak helikopter," ujar Menteri Utama Pinarayi Vijayan pada konferensi pers di Ibu Kota negara bagian, Thiruvananthapuram.

Dikatakannya, butuh 11 helikopter lagi untuk menjangkau ke tempat-tempat yang paling parah.

"Di beberapa daerah, menumpang adalah satu-satunya pilihan, ribuan orang masih terjebak," ujar Vijayan seperti dikutip dari Reuters.

Banjir dimulai sejak sembilan hari yang lalu dan Vijayan mengatakan 164 orang telah tewas, beberapa (korban) akibat tanah longsor , dan sekitar 223.000 orang dipaksa mengungsi ke 1.568 kamp-kamp bantuan.

Seorang saksi di atas helikopter bantuan di kota Chengannur di selatan negara itu mengatakan, orang-orang (korban) yang mengungsi ke puncak atap rumah terlihat melambaikan tangan putus asa di pesawat angkatan laut.

“Kota itu tampak seperti pulau yang dipenuhi rumah-rumah dan mobil-mobil yang terendam air banjir berlumpur dan pohon kelapa,” ujar saksi.

Sementara itu, Anil Vasudevan, kepala sayap respon bencana kesehatan Kerala, mengatakan bahwa departemennya telah bersiap untuk menangani kebutuhan para korban. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: