Gajah Jinak di Aceh Mati Diduga Keracunan Air Sungai

TrubusNews
Ihsan Maulana
15 Agu 2018   14:45 WIB

Komentar
Gajah Jinak di Aceh Mati Diduga Keracunan Air Sungai

Gajah, Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Seekor gajah jinak berkelamin betina berusia sekitar 40 tahun, ditemukan mati di Conservation Respons Unit (CRU) Mila, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

"Gajah betina yang ditemukan mati bernama Retno. Paginya, gajah tersebut masih terlihat ketika pawangnya memberi pakan. Tapi sore harinya, gajah tersebut sudah ditemukan mati," ujarnya di Banda Aceh, Rabu (15/8).

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo menjelaskan, gajah jinak itu ditemukan mati pada Senin (13/8) sore.

Sapto menambahkan, dari analisis awal diketahui ada tanda-tanda keracunan. Namun ia menegaskan bukan berarti gajah betina ini mati diracun.

Baca Lainnya: Di Thailand, Gajah Membantu Menyebarkan Bibit Buah

"Setelah diperiksa, tidak ada jejak racun di usus. Ini membuat tim dokter hewan agak ragu membuat analisis penyebab kematian gajah. Tapi dari hasil diskusi tim, dugaan awal gajah tersebut mati karena minum air sungai yang terpapar tuba ikan," lanjutnya.

Gajah ini memang ditambatkan dekat sungai, mengingat kondisi di wilayah sekitar sedang kekeringan.

Sapto menjelaskan, tuba ikan ini tidak langsung membunuh gajah. Namun gajah jatuh setelah minum air sungai yang diduga bercampur tuba, kemudian meronta, sehingga menyebabkan jantungnya lemah dan mati.

Baca Lainnya: Gajah di Waykambas di Temukan Mati, Apa Penyebabnya

"Warga sering menebar racun di sungai untuk mencari ikan, "katanya.

Hal ini diperkuat dengan tidak adanya tanda-tanda mencurigakan, seperti makanan di sekitar gajah terkontaminasi racun, hingga usia gajah tidak tua, yang bisa jadi penyebab kematiannya.

"Memang dugaan sementara kemungkinan karena racun, tetapi bukan diracun. Kalau motif diracun kecil sekali kemungkinannya karena gajah tersebut betina, tidak ada gadingnya," tutupnya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: