Pendaki yang Menggelar Upacara HUT RI di Puncak Merapi Terancam Kena Sanksi

TrubusNews
Syahroni
13 Agu 2018   22:45 WIB

Komentar
Pendaki yang Menggelar Upacara HUT RI di Puncak Merapi Terancam Kena Sanksi

Upacara memperingati HUT RI di Gunung Merapi. (Foto : Inovazee)

Trubus.id -- Setiap tahun, puluhan, bahkan ratusan pendaki menggelar upacara untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia di puncak Gunung Merapi. Namun tahun ini, tradisi yang sudah berlangsung cukup lama ini terpaksa tidak dilakukan. 

Yah, Senin (13/8), Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mengeluarkan surat edaran yang mengumumkan bahwa jalur pendakian ke puncak Merapi masih ditutup untuk umum. Penutupan ini sendiri dilakukan karena Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus Waspada.

Baca Lainnya : Jalur Pendakian di Gunung Merapi Kembali Ditutup  

"Berdasarkan evaluasi data pemantauan instrumental dan visual yang dilakukan oleh BPPTKG per tanggal 21 Mei 2018 dan 3 Agustus 2018, status Gunung Merapi saat ini dalam tingkat Waspada. Dan berdasarkan surat edaran Balai TNGM, jalur pendakian via Selo dan Sapuangin ditutup," tulis Kepala Balai TNGM, Ammy Nurwati melalui keterangan yang diunggah di akun instagram btngunungmerapi, Senin (13/8).

Surat keterangan larangan pendakian itu sendiri dikuatkan dengan surat ketetapan Nomor PG08/BTNGM/Ren/2018 tentang Penutupan Jalur Pendakian Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-73 RI. 

Baca Lainnya : BPBD Sleman: Destinasi Wisata Lereng Gunung Merapi, Aman Dikunjungi

Ammy menegaskan bagi pendaki yang tetap nekat mendaki ke Gunung Merapi, maka bisa terancam sanksi dari Balai TNGM. 

"Pelanggaran atas ketentuan-ketentuan terkait pendakian Gunung Merapi akan diberikan sanksi," jelasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: