Daerah Terdampak Meluas, Tasikmalaya Darurat Bencana Kekeringan

TrubusNews
Syahroni
13 Agu 2018   21:45 WIB

Komentar
Daerah Terdampak Meluas, Tasikmalaya Darurat Bencana Kekeringan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Musim kemarau kini tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia. Hal serupa juga dialami Kabupaten Tasikmalaya. Mirisnya, di Kabupaten Ini kekeringan akibat datangnya musim kemarau sudah cukup parah.

Karena kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya sampai sudah mengeluarkan surat keterangan tanggap darurat bencana kekeringan, Senin (13/8). Surat ini sendiri dikeluarkan seiring semakin meluasnya daerah terdampak kekeringan di Kabupaten tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya merinci, hingga Minggu (12/8), sebanyak  115 desa di 26 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya sudah resmi melaporkan terdampak bencana kekeringan. Dari 115 desa tersebut, sebanyak 83.090 jiwa atau 26.189 keluarga terdampak kekeringan.

Baca Lainnya : Kekeringan Akibat Kemarau Panjang, Nasib Suku Baduy Terancam

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriatna mengatakan, jumlah tersebut masih bisa bertambah. Pasalnya berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak kekeringan akan terjadi hingga akhir September.

"SK tanggap darurat kemungkinan baru ditandatangani Senin. Tanggap darurat perlu dilakukan karena dari 39 kecamatan, hampir separuhnya terdampak kekeringan.  Setengah di antaranya resmi melaporkan melalui surat," jelas Ria.

Ria menyatakan, saat ini belum semua wilayah terdampak bencana kekeringan sudah mendapatkan bantuan air.  Dari data sementara, pemberian bantuan air bersih baru terpusat di 7 kecamatan. 

Baca Lainnya : Pakde Karwo: 442 Desa di Jawa Timur Mulai Dilanda Kekeringan

Perinciannya, ke Kecamatan Cisayong dua tangki, Kecamatan Cikatomas dua tangki, Kecamatan Cipatujah 2 tangki, Kecamatan Manonjaya 2 tangki,  Kecamatan Karangjaya 1 tangki,  Kecamatan Sukaraja 1 tangki, Kecamatan Karangnunggal 1 tangki, dan Kecamatan Cibalong 1 tangki.

Menurut Ria, saat ini kendala pendistribusian air bersih salah satunya masalah sumber air.  Satu-satunya sumber air bersih yang digunakan baik di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya adalah mata air PDAM Cisayong. Sementara jarak pengiriman air bersih di Kabupaten Tasikmalaya sangat luas.

Karena itu, BPBD Kabupaten Tasikmalaya masih mencari titik sumber mata air yang bisa dimanfaatkan. “Kita butuh sumber air tambahan karena setiap harinya kita selalu mengirimkan air.  Bahkan kita gunakan jeriken tambahan supaya bisa menampung banyak air,”ujar Ria. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: