Evakuasi Kecelakaan Pesawat Dimonim di Papua Terhambat Cuaca

TrubusNews
Binsar Marulitua
13 Agu 2018   12:16 WIB

Komentar
Evakuasi Kecelakaan Pesawat Dimonim di Papua Terhambat Cuaca

Evakuasi Kecelakaan Pesawat Dimonim di Papua Terkendala Cuaca (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Proses evakuasi delapan jenazah korban kecelakaan pesawat Dimonim Air di Gunung Menuk, Kabupaten Pegunungan Bintang, menuju Jayapura terhambat cuaca.

Daerah Oksibil masih berkabut sehingga aparat kepolisian belum bisa memastikan kapan jenazah-jenazah korban bisa diterbangkan ke Jayapura.

"Belum dapat dipastikan jam berapa dievakuasi karena cuaca belum mendukung," kata Kepala Polres Pegunungan Bintang AKBP Michael, Senin (13/8).

Baca Lainnya: Energi Terbarukan Siap Terangi 2.500 Desa di Papua

Menurut rencana, setelah sampai di Jayapura kedelapan jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi.

Penyerahan jenazah kepada keluarga akan dilakukan setelah dilakukan pencocokan identitas di Rumah Sakit Bhayangkara, kata AKBP Michael.

Kepala Perwakilan Dimonim Jayapura Nugraheni secara terpisah juga mengatakan bahwa perusahaan sudah siap mengevakuasi jenazah korban kecelakaan, namun cuaca di Oksibil buruk sehingga pesawat terpaksa ke Tanah Merah.

Baca Lainnya: Noken, Oleh-oleh Khas Papua dari Kulit Kayu

"Kami masih menunggu cuaca dan bila cuaca membaik evakuasi akan segera dilakukan," kata Nugraheni seperti dikutip Antara. 

Pesawat Pilatus dengan nomor penerbangan PK-HVQ milik Dimonim Air diketahui jatuh di Gunung Menuk setelah dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (11/8) dalam penerbangan dari Tanah Merah menuju Oksibil.

Akibat kecelakaan itu pilot dan kopilot pesawat serta enam penumpangnya tewas. Satu-satunya penumpang pesawat yang selamat, Jumaidi (12), saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. [Kw]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: