Tanpa Status Bencana Nasional, Bantuan Pemerintah Pusat ke Lombok Tetap Maksimal

TrubusNews
Syahroni
10 Agu 2018   20:45 WIB

Komentar
Tanpa Status Bencana Nasional, Bantuan Pemerintah Pusat ke Lombok Tetap Maksimal

Daerah yang terdampak gempa 7 SR di Lombok, NTB. (Foto : Trubus.id/ Thomas Aquinus)

Trubus.id -- Gempa bumi berkekuatan 7 SR mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8) lalu. Akibat bencana itu, ratusan jiwa melayang. Tak hanya itu, ribuan rumah warga yang terdampak, porak poranda. Namun demikian, kondisi ini belum dinaikan menjadi 'Bencana Nasional'. 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi mengatakan, meski statusnya belum naik menjadi Bencana Nasional, namun pemerintah pusat tetap akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk memulihkan daerah terdampak bencana itu. 

Baca Lainnya : Tangani Gempa Lombok, Pemerintah Tegaskan Belum Butuh Bantuan Asing 

Sebelumnya Syaugi menjelaskan, Gubernur NTB, THH M Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) memang sudah meminta agar status bencana di wilayahnya dinaikkan menjadi 'bencana nasional'. Namun hal itu urung dilakukan.

"Tadi memang sudah disampaikan Pak Gubernur meminta itu, tapi dari Pak Presiden arahannya ini tidak bencana nasional, tetapi akan di back up oleh pemerintah pusat. All out. Seperti itu. Makanya Basarnas pun masih hadir di sana," kata Syaugi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Baca Lainnya : 5 Hari Darurat Bencana Gempa Lombok, Jumlah Korban Tewas Capai 321 Orang 

Karena itu, Basarnas juga akan total melakukan bantuan di NTB. Tim diperbantukan dari Kupang, Bali, Surabaya dan Jakarta. 

"Totalnya ada 320 orang untuk evakuasi. Kita kerahkan helikopter kita sejak hari kedua. Kita sudah all out di sana," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: