Hama Tikus Serang Panajam, 25 Hektare Sawah Puso

TrubusNews
Ihsan Maulana | Followers 0
09 Agu 2018   16:30

Komentar
Hama Tikus Serang Panajam, 25 Hektare Sawah Puso

Tikus, Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur mencatat, sejak April 2018 serangan hama tikus yang menyerang lahan sawah di daerah itu meningkat.

Sedikitnya, seluas 25 hektare lahan persawahan di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami puso atau gagal panen.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Sunardi mengatakan, pada musim tanam kedua April hingga Agustus 2018, serangan hama tikus meningkat sehingga lahan persawahan di tiga desa yakni Desa Sebakung, Sebakung Jaya, dan Desa Labangka gagal panen.

Baca Lainnya: Dengan Hidroponik, Sekarang Faris Sukses Jadi Petani Kekinian

"Dari luas lahan persawahan yang telah ditanami padi, saat ini banyak yang mati atau patah, akibat dirusak tikus," ujar Sunardi ketika ditemui awak media, Kamis (9/8).

Parahnya, puluhan hektare sawah yang terkena puso ini, tersebar di wilayah Kecamatan Babulu, yang notabene menjadi lumbung padi di wilayah Penajam Paser Utara.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, mengimbau para petani untuk lebih sering turun memeriksa lahan persawahan, agar mengantisipasi serangan hama dan kekeringan saat musim kemarau. Sebab, serangan hama ini bisa menurunkan produktivitas lahan sawah secara signifikan.

Baca Lainnya: Cegah Alih Fungsi Lahan Sawah Produktif, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Sebelumnya, pada 2015 tercatat sebanyak 1.700 hektare padi siap panen di kabupaten ini, juga terkena puso atau gagal panen akibat serangan hama.

Ribuan hektare lahan persawahan itu, umumnya berada di Kecamatan Babulu, di mana luas lahan sawah yang telah ditanami itu diserang hama atau mengalami retak-retak karena kekurangan air. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: