7 Wisatawan Tewas di Gili Trawangan, BNPB Belum Ubah Data Korban

TrubusNews
Binsar Marulitua
06 Agu 2018   18:33 WIB

Komentar
7 Wisatawan Tewas di Gili Trawangan, BNPB Belum Ubah Data Korban

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Gedung BNPB, Senin (6/8). (Foto : Trubus.id/ Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini belum bisa memastikan tambahan jumlah data korban jiwa terkait laporan ditemukan 7 wisatawan tewas di Gili Terawangan, Lombok, NTB. Hingga kini, Senin (6/8) pukul 01.00 WIB, BNPB mengonfirmasi korban tewas akibat gempa bumi 7 SR masih sebanyak 91 orang tewas dan 209 luka -luka. 

"Kami sudah mendapatkan laporan dari jumlah 7 orang tewas, 5 orang sudah di evakuasi keluar dari lokasi reruntuhan," jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Gedung BNPB, Senin (6/8).

Baca Lainnya : BNPB Perkirakan Jumlah Korban Gempa Lombok Terus Bertambah

Sutopo menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengecekan dan datanya belum disampaikan BPBD setempat.

"Kami mengeluarkan data yang sudah terindentifikasi. Tidak boleh hoax, ke 7 orang tersebut adalah wisatawan domestik, dan di luar jumlah data ke 91 orang tersebut," ungkap Sutopo.

Ditambahkan Sutopo, sampai dengan siang ini sudah ada 5 tahap evakuasi baik turis asing maupun domestik. Tahap pertama, 61 orang termasuk 49 wisatawan mancanegara (wisman) dan 12 orang wisatawan nusantara (wisnus) dengan kapal basaranas. 

Baca Lainnya : Inilah 3 Wilayah Terparah Akibat Gempa Lombok 7 SR

Tahap kedua, 77 orang dievakuasi ke lombok, di antaranya 18 wisnus dan 58 wisman. Dan tahap ketiga 90 orang, di antaranya 16 wisman dan 74 wisnus.

"Tahap 4 dengan menggunakan boot 70 orang, di mana 6 winus dan 64 wisman. Kelima tersapat 60 orang wisnus, " Jelas Sutopo.

Ditambahkan Sutopo, total  jumlah wisatawan yang sudah dievakuasi terdiri dari 208 WNA dan 150 WNI. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Jokowi: Sekarang Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker

Peristiwa   06 April 2020 - 17:02 WIB
Bagikan: