"Circular Economy", Kurangi Limbah Timbulan Industri

TrubusNews
Binsar Marulitua
03 Agu 2018   22:45 WIB

Komentar
"Circular Economy", Kurangi Limbah Timbulan Industri

Ngakan Timur Antara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian. (Foto : Doc/ Kemenperin)

Trubus.id -- Konsep circular economy di sektor industri akan meminimalisir sisa produksi pada setiap proses, demikian disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara.

"Dan juga sering produk akhir yg telah habis masa pakai sejauh mungkin dilakukan proses daur ulang sehingga dapat menciptakan peluang ekonomi baru," ujar Antara kepada ANTARA, di Jakarta, Jumat (3/8).

Baca Lainnya : KLHK Dorong Percepatan Pemusnahan Limbah Medis di Pabrik Semen

Berbeda dengan linear economy yang menganut prinsip take-make-dispose, prinsip utama dalam konsep circular economy adalah RethinkReduceReuseRecycle, dan Recovery/Repair, yang lebih dikenal dengan istilah 5R.

“Prinsip 5R dapat dilakukan melalui pengurangan pemakaian material mentah dari alam (reduce) melalui optimasi penggunaan material yang dapat digunakan kembali (reuse),” jelas Antara.

Selanjutnya, penggunaan material hasil dari proses daur ulang (recycle) maupun dari proses perolehan kembali (recovery) atau dengan melakukan perbaikan (repair).

Baca Lainnya : Tragis, Ikan-ikan di Sungai Surabaya Makan Limbah Popok yang Dibuang Warga

Dengan demikian, material mentah dapat digunakan berkali-kali dalam berbagai daur hidup produk. Sehingga ekstraksi material mentah dari alam jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan linear economy.

“Selain itu, timbulan limbah akibat proses pembuangan dapat dikurangi melalui upaya reuse, recycle dan recovery limbah yang masih memiliki value atau nilai,” katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: