Pemkot Surabaya Akan Denda Pedagang yang Tidak Sediakan Tempat Sampah

TrubusNews
Syahroni
02 Agu 2018   22:15 WIB

Komentar
Pemkot Surabaya Akan Denda Pedagang yang Tidak Sediakan Tempat Sampah

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk meminimalisir sampah. Salah satu lanngkah yang kini terus dijalankan adalah dengan mengedukasi masyarakat untuk ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Tak hanya diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya, kini kewajiban menyediakan tempat sampah juga sudah dikeluarkan. Yah, penyediaan tempat sampah mulai disosialisasikan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya di beberapa pasar tradisional. 

Baca Lainnya : Bali Belajar Pengolahan Sampah dari Tetangganya, Surabaya

Tentu saja, ada sanksi yang dikeluarkan jika ada pedagang yang tidak mengindahkan aturan tersebut. Yah, pedagang terancam denda hingga ratusan ribu rupiah jika melanggar aturan ini. Dasar ketentuannya dituangkan dalam Perda 5 tahun 2014 Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Surabaya yang dikuatkan Perwali 10 Tahun 2017 tentang kebersihan kota.

"Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pedagang menyediakan tempat sampah untuk mengelola sampahnya," kata tim sosialisasi Perda, Adi Candra, di Pasar Yamuri di Mulyorejo, Kamis (2/8).

Dalam sosialisasi itu, pedagang juga diingatkan sanksi yang diberikan jika tidak menyediakan tempat sampah.

"Dengan sosialisasi pentingnya penyediaan tempat sampah bisa membuat warga ikut menjaga kebersihan pasar dan mengelola lingkungannya sendiri termasuk bisa memilah sampah," ujar Adi.

Baca Lainnya : Surabaya Akan Terapkan Teknologi Larva Untuk Kurangi Sampah

Menurut Adi, tempat sampah yang wajib disediakan tidak harus mahal dan secara mandiri seperti kardus, keranjang bekas, glangsing atau tempat sampah lain.

Sedangkan denda tergantung volume atau banyaknya sampah yang dibuang, sampah berdiamter 0,5 meter didenda Rp 75 Ribu, sampah diatas 0,5 hingga 1 meter persegi didenda Rp 150 ribu. 

"Sampah lebih besar dari 1 meter persegi didenda Rp 750 ribu," tandas Adi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Bina Swadaya Kritisi UU Kontroversial Cipta Kerja

Peristiwa   24 Nov 2020 - 18:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan: